Hartabuta :
Rabu, 13-7-2022.
[12/7 22.57] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: 💥 Sekilas Info Leluhur Kita *Banii Demang Merden RM. Sutowijoyo* ⭐
*💥 إن شاء الله ⭐*
Kita yg *Banii Demang Merden RM. Sutowijoyo* di Zamaan ISLAAM ini merupakan hasil kolaborasi gen :
1. Demak Bintoro.
2. Pajang.
3. Mataram ISLAAM.
Ujung2 leluhurnya ada gen :
1. Para Raja Ratu, Pangeran, Raden, Adipati dan Tumenggung Nusantara ini.
2. Secara chushuush masih Gen :
Adipati Aryo Adhikoro Ronggolawe Tuban bin
Nyai Lanang Joyo (+ Adipati Aryo Banyak Wide Wirorojo di Sumenep) binti
Adipati Raden Aryo Dandang Wacono Tuban Zamaan Kerajaan Singosari dan Kediri (Pencetus Pengesah Kambang Putih menjadi Tuban) bin
Raden Aryo Dandang Miring (Kini Jenu Timur) bin
Raden Aryo Bangah Gumenggeng - Sekarang Dusun Gimeng Desa Banjaragung - Rengel - Tuban - 2 km dari Rumah SUHU (Mbah Rohmat teraphis ke bukit gunung ± 2 km) bin
Raden Aryo Kuning (Kalak Wilis, kini Jenu Barat) bin
Raden Aryo Metahun Pajajaran bin
Prabu Banjaransari Pajajaran bin
Prabu Trandeman Kuda Lalean (Raja Kahuripan kini Sidoarjo kalah Perang Saudara dg Raja Kediri Prabu Joyoboyo, mengungsi kembali ke tanah leluhur Pasundan dan jadi Raja di Pajajaran) bin
Prabu Inu Kertopati Kahuripan bin
Prabu Mapanji Garasakan Kahuripan bin
Prabu Airlangga Kahuripan dst.
Duooowwwooo critone.
3. Dzurriyyah Wali Songo Al Azmatkhan (Al 'Azdomah Choon) Al Husainii.
4. Dzurriyyah Al Basyaiban Al Husainii.
5. Dll. Duuuooowwwooo critone.
[12/7 22.59] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *💥 Catatan Kelabu Leluhur ⭐*
Di balik itu semua di antara Mereka punya kisah sangat menyedihkan, tragis, ironis dan bikin jiwa raga tersayat2 karena rebutan kekuasaan dg aneka alasannya.
Jadinya saling :
1. Tundukkan.
2. Bunuh.
3. Binasakan.
4. Menghinakan.
5. Gancurkan.
6. Dll.
*Untunglah KITA sebagai Dzurriyyahnya tidak hidup Sezamaan dg Mereka sebab bisa jadi, KITA jauh lebih gila dari Mereka Semua atau minimal sama dech ... 👳♀️😎😇😭🙏🇲🇨🕋❤️💥⭐
[12/7 23.00] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Gimeng ---> Gumeng
[12/7 23.16] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Demikian pula IKS ...
[13/7 08.40] Dik Taufiiq Sarwani: Injih Mbah Suhu, sudah lama sekali saya dengar cerita tentang Ki Demang Merden Sutowijoyo yang ingin ngawulo bekti sbg prajurit di Mataram tetapi gagal terus mau kembali ke asalnya tetapi ternyata dikhianati oleh orang kepercayaannya sendiri. Sstelah sekian lama tidak mendengar sebutan MERDEN, kini melalui Mbah Suhu muncul kembali ingatan lama yang sudah sekian lama tenggelam. Dulu ketika masih muda, saya pernah berniat mau ziarah ke kubur Ki Demang Merden, tapi entahlah sampai sekarang belum terealisir. Tapi benih-benih itu mulai muncul kembali saat ini melalui goretan suhu ini Smg Allah merahmati 🙏🙏
[13/7 09.36] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Semoga segala dosa beliau diampuni oleh ALLOOH SWT.
Semoga segala 'Amaliyyah Shoolihya diterima oleh ALLOOH SWT.
Semoga dalam limpahan Ni'matul Qobri dan Ahli Syurga Selamanya.
Semoga Anak Cucunya menjadi Orang-Orang Yg Shoolih Shoilihah, cerdas, sehat wal 'aafiyah, segar bugar, sukses, manfa'ah, barokah dan bahagia Lahir Bathos Dunyo Aachiroh.
*💥 ألله أكبر ⭐*
*💥 أمين أمين أمين اللهم أمين 👳♀️😎😇😭🙏👍☝️✋🇲🇨🕋❤️⭐*
[13/7 09.45] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Dari Jalur Ibunda SUHU juga ada Demang Wilayah Kadipaten Tuban yakni *Eyang Gantung Siwur Wiroguno Singomenggolo, Demang Kayunan*.
Hidup sezamaan dg *Eyang Gantung Siwur RM. Sutowijoyo, Demang Merden*.
Ujung2 Shilshilahnya juga sama persis, hanya saja sayangnya ada *Beberapa Tokoh* yg belum berhasil ditemukan yg menunjukkan Urutan Shilshilahnya.
Kademangan Kayunan saat ini menjadi *Dusun Kayunan, Desa Rahayu, Kecamatan Suko, Kabupaten Tuban*.
Dg rumah SUHU ± 10 km dekat Wilayah Pengeboran Minyak Butoh - Suko.
[13/7 09.46] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: http://demangkayunan.blogspot.com/2021/02/sejarah-demang-kayunan.html
[13/7 09.49] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: A. Jalur Ayah
Eyang Gantung Siwur RM. Sutowijoyo, Demang Merden.
B. Jalur Ibunda
Eyang Gantung Siwur Wiroguno Singomenggolo, Demang Kayunan.
[13/7 09.55] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Jalur Ibunda Dari Demang Kayunan :
Anak - SUHU ZAKARIYA bin
Ibu - Siti Syafuroh binti
Kakek - H. 'Utsman Saudagar bin
Buyut Kakung - H. Abuu Thoolib, Saudagar bin
Canggah Kakung - Onggojoyo (Ronggojoyo), Lurah Nguruhan bin
Wareng Kakung Cocokroworo, Lurah Sundulan bin
Udheg2 Kakung Kicorowo, Demang Kayunan II bin
Gantung Siwur Wiroguno Singomenggolo, Demang Kayunan I.
[13/7 10.03] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Cucu Generasi II Ki Demang Wiroguno Singomenggolo menikah dg *Canggah Lambung Pripean "Kati" bin Wareng Lambung Pripean "Singonoyo", Sukorejo - Bojonegoro* yakni :
*Canggah Lambung SUHU - Singojoyo bin*
Wareng Lambung SUHU - Dipojoyo bin
Udheg2 Kicorowo bin
Gantung Siwur Wiroguno Singomenggolo
Dari beliau muncullah *Pondok Pesantren Abu Dzarrin Bojonegoro dan Rentetetan Pondok Pesantren Sekitarnya*.
[13/7 10.05] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Di Blok Abuu Dzarrin pun masuk gen *Eyang Gantung Siwur SUHU "KH. Pangeran Moyokerti Kusumoyudho/Sumoyudho 'Abdul Jabbaar", Nglirip - Jojogan - Tuban*
[13/7 10.08] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Eyang Singonoyo adalah tokoh yang menjadi cikal bakal Desa Sukorejo. Eyang Singonoyo (nama aslinya Raden Subkhan atau Raden Mas Joyo Hadikusumo) bin Syahidu/Sya'du bin Raden Santri bin Raden Paku (Sunan Giri 'Ainul Yaqiin) Gresik.
[13/7 10.12] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Eyang Gantung Siwur SUHU *KH. Pangeran Moyokerti Kusumoyudho/Sumoyudho 'Abdul Jabbaar, Nglirip - Jojogan - Tuban* bilamana ambil Jalur Ibunda, maka beliau sebagai *Eyang Cicip Moning SUHU*.
[16/7 12.58] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: _SaudaraQ yg satu ini sedang sakit ataukah sedang hadapi problem serius dan cari solusi terbaik terindah ataukah terlalu sibuk kok *Not Responding Blas Dhiiing* ... 👳♀️😎😭🙏☝️💥⭐_
[16/7 14.41] Dik Taufiiq Sarwani: Alhamdulillah, sehat wal afiat Mbah Suhu. Kemaren lusa mau respon tiba2 diajak diskusi sama teman, akibatnya lupa semua. Smg Mbah Suhu sehat selalu 🤣😆🙏
[16/7 14.47] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *💥 الحمد لله رب العالمين ⭐*
*💥 صلى الله على محمد ⭐*
Syukurlah bilamana kondisi situasinya baik2.
Sami Sama Same ...
*💥 أمين أمين أمين اللهم أمين 👳♀️😎😇🙏👍☝️✋🇲🇨🕋❤️⭐*
[16/7 14.53] Dik Taufiiq Sarwani: Yang jelas saya dapat tambah ilmu dan kosa kata dari Mbah Suhu, di antaranya WARENG, UDHEG-UDHEG, GANTUNG SIWUR dll 🙏🙏🙏
[16/7 16.09] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Itu karena terinspirasi dari ucapan dan perilaku luhur yg tidak terduga yg telah dilakukan oleh *2 (Dua) Orang Tokoh Kiyai Besar* yg benar2 bergembira dan bersyukur yg luar biasa tiada tara pada saat bertemu showan kepada dua beliau tsb., padahal pada saat itu *SUHU Baru Tergolong Anak Kemarin Sore* yakni :
1. Tahun 1988 sowan langsung kepada KH. 'Abdul Fattaah bersama Ning Hanum. Saat itu belum jadi PNS. Beliau heran kenapa Ning Hanum panggil Paklik dan penasaran banget ingin tahun hubungan setatus Keluarga Besar dan terjadilah dialog serius.
Begitu selesai, langsung teriak cukup keras beliau.
*💥ألله أكبر ... !⭐*
*💥 يا ألله أكبر يا كريم ... ! ⭐*
*💥 أستغفر الله العظيم و أتوب إليه ... 👳♀️😎😇😭🙏☝️ !⭐*
Ternyata Panjenengan masih Kerabat Dekat Sendiri.
Kita sama2 Dzurriyyah KH. 'Abdul Jabbaar, Nglirip-Jojogan-Tuban dan jalur ke atasnya sama.
Ternyata Kita masih Kerabat Dekat tetapi terputus huhungan shilatur rohim karena di antara Kita sama2 tidak menjalin komunikasi dan shilatur rohim.
*💥الحمد لله رب العالمين ⭐*
*💥 أللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه و ذرياته أجمعين ⭐*
2. Tahun 1990 sowan kepada KH. Ramuis Tokoh Sentral Wilayah Timur terutama Besuki dan Sekitarnya.
Saat itu baru jadi Guru Cemlondo bin Anyaran ± 3 tahun.
Saat diantar H. As'ad dzurriyyah Sunan Drajat Raden Qoosim, Sendang Duwur-Drajat-Paciran-Lamongan.
Baru di tengah pintu masuk Ruang Pribadi Beliau ± 6 meter.
H. As'ad :
ألسلام عليكم
KH. Ramuis :
و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته
Lhooo Pak Hajji As'ad ... !
H. As'ad :
Yai ... ! Saya hari ini bawa Orang Bonang Tuban teman Isteri Saya di SMAN 1 Kraksaan ... !
KH. Ramuis :
الحمد لله رب العالمين
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه و ذرياته أجمعين
(Mestinya persilahkan masuk, tetapi beliau kaget dan langsung bertanya di tempat duduknya).
Benarkah Bapak dari Bonang Tuban ?
SUHU :
Maksud Kiyai sebagai apa ... ?
Sebagai Penduduk Tuban, ataukah
Sebagai Dzurriyyah Santri atau
Sebagai Dzurriyyah Gen Garis Lurus ... ?!
KH. Ramuis :
Ya sebagai Dzurriyyah Gen Garis Lurus dooong ... !
SUHU :
Menurut versi lidah ke lidah Keluarga Besar,"Kami masih Dzurriyyah Gen Garis Lurus Beli au tetapi sayangnya tidak punya bukti Catatan Tertulis dan belum tahu titik2 kejelasannya.
Tetapi yg lewat Jalur Adik Kandung Beliau, Kami sangat paham dan punya bukti Catatan Shilshilahnya ... !
KH. Ramuis :
Looohhh ... !?
Saudaranya kan banyak.
Lantas lewat siapakah ... ?
SUHU :
Lewat Nyai Permaisuri Sultan 'Abdul Fattaah Demak Bintoro yakni Dewi Murthosimah 'Aasyiqoh.
KH. Ramuis :
*ألله أكبر ... !*
*💥 يا ألله يا كريم ... ! ⭐*
*سبحان الله ، ما شاء الله ... !!!*
Ooo ternyata masih *Masih Dulur Dhewe*...
Sini sinii siniii masuk dan duduk samping Saya dg wajah berbinar full bahagia dan SUHU berpikir keras ... Dulur lewat siapa siiih dan tersanjung berat karena diperlakukan seorang Kiyai Besar dan termasuk Kiyai Panutannya PM. Malaysia Dr. Mahaathir Muhammad.
KH. Ramuis :
Kita ini sungguh masih Kerabat Dekat.
Kita sama2 Dzurriyyah Sunan Ampel lewat Jalur Sunan Kudus.
Panjenengan lewat Jalur Mbah Murthosimah.
(Dalam hati SUHU ... Yaa ALLOOH SWT. Ini benar2 seorang Kiyai Besar yg tidak terbuai oleh Setatusnya dan Ketenarannya yg tidak melupakan dan tinggalkan asal usul kekerabatan. Sementara itu sering menjumpai perilaku2 sebaliknya yg dilakukan oleh Sebagian Gus dan Ning serta Kiyai yg seolah2 Orang Yg Paling Hebat di Dunia ini ... الحمد لله رب العالمين
3. Atas dasar itu, lalu teringat tata urutan jen ang tingkatan panggilan setatus dalam Keluarga Besar hingga Leluhur/Nenek Moyang dalam Versi Shilshilah Jawa.
Mulai dari :
1. Anak.
2. Ayah Ibu.
3. Kakek Nenek.
4. Buyut Kakung Puteri.
5. Canggah Buyut Kakung Puteri.
6. Wareng Kakung Puteri.
7. Udheg2 Kakung Puteri.
8. Gantung Siwur Kakung Puteri.
9. Cicip Moning Kakung Puteri.
10. Petarangan Bobrok Kakung Puteri.
11. Debog Bosok Kakung Puteri.
12. Galih Asem Kakung Puteri.
13. Gropak Senthe Kakung Puteri.
14. Gropak Waton Kakung Puteri.
15. Cendheng Kakung Puteri.
16. Ampleng Kakung Puteri.
17. Giyeng Kakung Puteri.
18. Menyo- Menyo Kakung Puteri.
19. Trah Tumerah Kakung Puteri.
20. Leluhur (Nenek Moyang) Kakung Puteri.
🔽
Jadinya, SUHU semakin mantab pilih Shilshilah Versi Jawa dan Pedoman Shilshilah Wali Songo Al Azmatkhan/Al 'Azdomah Choon.
[16/7 16.17] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Berhubung *Buyut* hingga *Leluhur (Nenek Moyang)* tergolong *Mbah, Kakek, Nenek* maka bisa ditulis dan dipanggil :
Mulai dari :
1. Anak.
2. Ayah Ibu, Bopo Biyung.
3. Kakek Nenek, Eyang.
4. Mbah/Eyang Buyut Kakung Puteri.
5. Mbah/Eyang Canggah Buyut Kakung Puteri.
6. Mbah/Eyang Wareng Kakung Puteri.
7. Mbah/Eyang Udheg2 Kakung Puteri.
8. Mbah/Eyang Gantung Siwur Kakung Puteri.
9. Mbah/Eyang Cicip Moning Kakung Puteri.
10. Mbah/Eyang Petarangan Bobrok Kakung Puteri.
11. Mbah/Eyang Debog Bosok Kakung Puteri.
12. Mbah/Eyang Galih Asem Kakung Puteri.
13. Mbah/Eyang Gropak Senthe Kakung Puteri.
14. Mbah/Eyang Gropak Waton Kakung Puteri.
15. Mbah/Eyang Cendheng Kakung Puteri.
16. Mbah/Eyang Ampleng Kakung Puteri.
17. Mbah/Eyang Giyeng Kakung Puteri.
18. Mbah/Eyang Menyo- Menyo Kakung Puteri.
19. Mbah/Eyang Trah Tumerah Kakung Puteri.
20. Mbah/Eyang Leluhur (Nenek Moyang) Kakung Puteri.
Itulah *Gaya Madzhab Shilshilah Keluarga Yang SUHU Pegang* ... 👳♀️😎😇😭🙏🇲🇨🕋❤️💥⭐
و الحمد لله رب العالمين
صلى الله على محمد






0 komentar:
Posting Komentar