Jumat, 14 November 2025

Dialog SUHU Vs Ananda Shofyan Syaafii Merden Yogyakarta Per Oktober 2025

HARTABUTA :

Sabtu, 15-11-2025 M. 

Dedkripsi :

Sebelum 19-10-2025 M ada seseorang dengan nama Shofyan Cinstruksi dengan sapaan Mbah/ Gus. lewat FB Messenger. 

Lebih 7 hari baru SUHU respon. 

Ternyata Orang Merden yang versi endusan SUHU mungkin masih Dzurriyyah dari Eyang Demang Merden II RM. Jiwa yudha lewat Jalur Eyang Mangun Sasmita. 

Lalu SUHU pinta untuk telusuti benar tidaknya. 



Isi Dialog 19-10-2025  -- 31-10-2025 M :

[19/10 18.48] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *💥 ألسّلام عليكم و رحمة اللّه و بركاته ⭐*

Ke Yogyakarta acara bisniskah  atau non bisniskah ... ? 

* Semoga sehat selalu dalam Bimbingan & LindunganNYA. 


*💥 أمين أمين أمين أللّهمّ أمين ⭐*

[19/10 19.45] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Catatan Beron - Punggulrejo - Rengel - Tuban bukanlah *AHMAD AFFANDI* tetapi  *'ABDULLOOH AFFANDII*.


* Beliau Kakek Kakung Kandungnya SUHU lewat Ayah yakni Kiyai Ma'muur. 


* Itu nama ketika kecil hingga dewasa saat belajar menjadi Santrinya *Kiyai Choliil Sepuh Bangkalan Madura* sejak usia 10 tahun. 


* Ketika masih menjadi Kiyai belum dikenal Masyarakat Kabupaten Tuban & pergi Hajji namanya menjadi *KH. Zainal Ma'aarif*.


* Ketika menjadi Kiyai Besar, Sesepuh Kiyai & 'Umaroo" Kabupaten Tuban serta punya Pondok Pesantren, namanya dikenal luas Masyarakat Kabupaten Tuban diberi nama *KH. Shoolihuuun* oleh Masyarakat karena Ke'Aaliman & Ketokohannya.

[19/10 20.31] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Nanti kita sambung ya pk baru masuk kepil🙏🙏

[19/10 20.32] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Inggiiih ...

[19/10 20.38] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Niki asmone sinten Ajeng kul save 🙏🙏

[19/10 20.44] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: ZAKARIYA AL ANSHORI


Nama panggilan :


*SUHU*  💥✅⭐

[19/10 20.44] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Panjenengan paring asmo sinten ... ?!

[19/10 20.44] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Luar biasa bopo🙏🙏

[19/10 20.45] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Asma Kulo Sofyan bopo 🙏🙏

[19/10 20.46] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Seperti catatan mba Lilis .

[19/10 20.46] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Kok bisa Luar Biasa ... Biasa di Luar kali.

[19/10 20.46] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Namanya bopo 🙏🙏

[19/10 20.49] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Panjenengan jelasnya bagaimana ... ? 


A. Jalur Ayah


Shofyan bin ... hingga ke Demang Merden I. 



B. Jalur Ibu


Shofyan bin ... hingga ke Demang Merden I. 


👇


Dg begitu, bisa jelas gamblang Setatus Kekerabatannya.

[19/10 20.55] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Nanti jika sudah sampai Jogja saya beri penjelasan nya

[19/10 20.59] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Inggiiih ...

[19/10 21.19] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *Zakariya (SUHU)* bin


*Kiyai Ma'muur* + (Siti Syafuroh) bin


*KH. 'Abdullooh Affandii Zainal Ma'aarif Shoolihuuun* + (Nyai Faathimah Awwal/ Uulaa) bin


A. KH. Hasan Munthoolib, Merden bin


Ki Wingsowijoyo bin


RM. Jiwoyudho Demang Merden II bin


RM. Sutowijoyo Demang Merden I. 



B. *Nyai Hasan Munthoolib/ Nyai Faathimah* binti


*Nyai Choliifah* + (Kiyai Choliifah) binti


*Nyai Muusaa* + Kiyai Muusaa binti


*Kiyai 'Abdur Rohiim/ Sutodirono/ Sutadirana/ Setodirono/ Setodirana/ Kiyai Dayun* + (Nyai  ... ) bin


*RM. Sutowijoyo/ Sutawijaya Demang Merden I* + (Nyai Raden Ayu Sutowijoyo/ Sutawijaya binti Raden Jadita Adipati Pasuruan + Nyai Raden Ayu Jadita). 


👇


Versi Lain ... 💥✅⭐


*Nyai Choliifah* + (Kiyai Choliifah) binti


*Kiyai Muusaa* + (Nyai Choliifah/ Nyai Raden Ayu Roro Munteng/ RA. Fadliilah binti Pangeran Diponegoro/ Sa'ijd Ontowiryo Mustahar).

[20/10 00.11] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Banyak sekali versinya.mbah ..

[20/10 00.12] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Memangnya masih ada Versi Lainnya taaa ... ?

[20/10 00.13] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ibu arifan bin Dollah Mukti . berarti njenengan kenal njih

[20/10 00.14] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: 1 orang, SUHU tulis dalam beberapa Versi karena kenyataannya dijumpai tulisan yg berbeda. 


* Lalu SUHU tampilkan semuanya guna mengakomodir dari Masing2 Pemakai Versinya.

[20/10 00.18] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Entahlah. 


* Rumahnya mana ... ? 


* Dulu, saat 1 malam 1 hari dan 3 hari 3 malam, tidak tahu Nama Tuan Rumahnya dan sebagian sudah saling kenalkan nama, namun sudah lupa semua. 


* Hanya ingat *Paklik Shohah dan Mbah Mustajab* Sang Adik Mbah KakungQ paling Ragil/ Bungsu.

[20/10 01.26] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Owh yang punya pondok di Banjarmangu sama di pasar Wage nopo njih

[20/10 01.27] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Masih keluarga pk Dayat  .

[20/10 05.02] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Pengetahuan & Pemahaman Keluarga Besar Banii Demang Merden I di Alam Nyata :


* Sangat Minim. 


* Usai pertemuan Keluarga di Merden ± tahun 1992-an *Kayak Mimpi, Mana Yg Paklik Pakde, Mbah, Buyut, Adik, Mbakyu, Mas, Keponakan, Cucu Tidak Tahu & Tidak Paham 100 ℅. Usai acara terus buyar, pulang & sunyi senyap*.


* Ketika ada pengumuman untuk Banii Choliifah jangan pulang dulu & kumpul  ! Ya tidak ikut kumpul dan berangkat pulang karena disangkanya bukanlah bagian darinya ...  !

[20/10 05.05] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Agak paham Dzurriyyah Demang Merden I  & Demang Merden II yg tinggal di Wilayah Kabupaten Tuban & Lamongan yakni :


* Kiyai 'Abdullooh 'Umar Sang Adik Kandung Mbah KakungQ KH. 'Abdullooh Affandii Zainal Ma'aarif Shoolihuuun.

[20/10 05.27] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *Nyai Muhammad Choliifah + Kiyai Muhammad Choliifah :berputera :*


👇


*1. Nyai Fathiimah/ Nyai Hasan Munthoolib* - Ini Buyut PuteriQ. 


2. Nyai Hasan Mu'min. 


3. Nyai Maryadi. 


4. Kiyai Syuhadaa" Pesantren.


5. KH. Muroojii Pakuran. 


6. Nyai Hasbi Paweden. 


7. KH. Ishaaq. 


8. KH. 'Abdul Mannaan/ KH. Hasan Bishri. 


👇


*Nyai Fathiimah + (Kiyai Hasan Munthoolib)* :


1. Nyai Ma'ruuf Merden. 


2. Nyai Mustahal, Merden. 


3. KH. Muhammad Hannaan, Makkah Al Mukarromah. 


*4. KH. 'Abdullooh Affandii Zainal Ma'aarif Shoolihuuun, Beron-Punggulrejo-Rengel-Tuban-Jawa Timur* - Ini Kakek KandungQ. 


5. KH. Syathibi, Merden. 


6. Kiyai 'Abdullooh 'Umar + (Qiswati binti KH. Iskandar bin KH. Syihaabuddiin + Nyai Shomo, Kauman Rengel), Pambon-Brondong-Lamongan-Jawa Timur  - SUHU cukup paham Dzurriyyahnya.


7. Nyai 'Abdullooh Mu'thii, Merden. 


8. KH. Zarkonii, Mertasari. 


9. Kiyai Mustajaab, Pesantren - Pernah sowan kepadanya tahun ± 1992-an yg waktu itu usianya ± 85 tahun. 


👇


Ini JalurQ Terdekat  ... ! 


A. *KH. 'Abdullooh Affandii Zainal Ma'aarif Shoolihuun, Pendiri & Pengasuh PP. Beron tahun 1927 - 1958 M* + (Nyai Fathiimah I binti KH. Syihaabuddiin, Kauman Rengel + Nyai Shomo)* :


1. *Kiyai Zainal 'Aabidiin* + (Nyai Hindun) , Ngerong-Rengel-Tuban. 


2. *Siti Bandiyyah* + (Kiyai Mu'thii), Beron-Punggulrejo-Rengel-Tuban. 


3. *Kiyai Subaaqiir Affandii* - Pengasuh PP. Beron II tahun 1958 - 1992 M + (Siti Maknuunah). 


*4. Kiyai Ma'muur - AyahQ* + (Siti Syafuroh binti Nyai Hj. Masyriifah/ Nyai Hj. 'Utsman binti KH. 'Abdur Rohmaan, Kauman Rengel bin KH. Syihaabuddiin + Nyai Shomo), Beron - Punggulrejo - Rengel. 


* *Kiyai Ma'muur* + Ma'ruufah, Panjunan - Tasikmadu - Palang - Tuban. 


5. *Bayyinan/ Fahrur Roozii* + (Siti Mashfuufatin), Beron - Punggulrejo-Rengel. 


7. *Jawaahir Haryono* + (Zainab), baratnya Hotel Purnama Tuban. 


8. *Badrut Tamaam/ Badar Sunaryo* + (Nyai Badar Sunaryo), Ngino - Semanding - Tuban. 



B. *KH. 'Abdullooh Affandii Zainal Ma'aarif Shoolihuun* + (Nyai Fathiimah II binti KH. 'Abdur Rohmaan Kauman Rengel bin KH. Syihaabuddiin + Nyai Shomo) berputera :


9. *Siti Kunti Badii'ah*, wafat remaja. 


10. *Drs. H. Abu Nazaruddiin* - Mantan KS MAN 1 Tuban & Pengawas + (Ummi Hanik). 


11. *Zainuddiin*, wafat remaja. 


12. *KH. Zainur Rohmat* + (Hj. Utariningsih), Sumberpasir-Tumpang-Malang. 


13. *Hj. Siti Juwairiyyah* + (KH. Choiron  'Imroon), Belakang Pasar Jatirogo-Tuban.


👇


Putera Mbah KakungQ yg hidup tinggal 2 orang yakni No. 12 & 13 ... 💥✅⭐

[20/10 07.49] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya garis bawahi  mass .pertama saya .tidak bilang saya punya hubungan dengan silsilah Demang Sutawijaya.

[20/10 07.49] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Secara  data

[20/10 07.52] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Dan pemahaman saya .saya tidak tau .sampai kesitu apa tidaknya .

[20/10 07.52] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sesuai kalimat  yang saya utarakan

[20/10 07.53] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya hanya dapat informasi tanpa tau runtutanya.

[20/10 07.57] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi saya cukup akrab dengan sedulur yang punya jalur kesitu .

[20/10 08.01] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya tidak mau .clam.sesuatu tanpa data yang jelas .pertama .ke 2  urusan trah urusan yang meliputi tangung jawab yang sangat besar karna membawa nama sebuah leluhur dimana baik buruk kita membawa gelar leluhur kita .

[20/10 09.08] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Kita telusuri saja, Siapa tahu Panjenengan itu masih Dzurriyyah Demang Sutowijoyo/ Sutawijaya. 


* Jikalau masih Dzurriyyah ya Alhamdu Lillaah. 


* Jikalau ternyata bukan Dzurriyyah, Kita tetap bersaudara SE-IIMAAN, SE-BANGSA, SE-TANAH AIR NKRI PANCASILA yg mungkin :


1. Bertemu di Leluhur Jalur Atas, dan . 


2. Yg pasti Sesama Banii Adam WA Hawwaa" 'AS.

[20/10 09.09] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Oleh karena itu, monggooo Panjenengan tulis ... 


A. Jalur Ayah


* Shofyan bin  ... dst. 


B. Jalur Ibu


* Shofyan bin  ... dst.

[20/10 09.12] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Selanjutnya 1 pertanyaan ke Panjenengan, alasan apa yg mendasari Panjenengan menyapa berkenalan dg SUHU sebelum terjadi dialog cukup panjang  ... ?

[20/10 09.20] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu di pesantren merden saya dari buyut Nini tergabung  di kelurga Bani Naya Wikrama

[20/10 09.21] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu dari buyut kaki di karangkajen  Ki amadarja

[20/10 09.22] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Nah kalu dari karangkajen ..yang masih dibilang kerabatan buyut saya itu mengunggah ..babad tersebut

[20/10 09.23] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Lewat pk Sigit Dewi sasongko

[20/10 09.23] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Salah satu anggota dewan dari pan

[20/10 09.24] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Karna beliau anggota dewan dan sekarang JD ketua muhamadiyah banjarnegara.tapi itu bukan point' nya

[20/10 09.25] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Terus Lilik saya yang sekarang JD lurah desa merden masih satu darah .

[20/10 09.25] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Katanya pernah layang kekancingan di keraton Surakarta

[20/10 09.25] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi saya tidak pernah menayangkan

[20/10 09.25] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Monggooo telusuri lewat ini  ...

[20/10 09.26] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Beliau menggambil dari ayah atau ibunya

[20/10 09.27] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sofyan bin Ahmad Sahidin bin kasnadi bin Ki amadarja binti NYI amdarja

[20/10 09.27] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Dzurriyyah Keraton Yogyakarta & Surakarta beserta Kadipaten Mangkunegaran & Paku Alaman itu sungguh *Banyak Bangeeetttddd*.

[20/10 09.27] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Jalur ayah

[20/10 09.28] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Benar sekali

[20/10 09.28] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Setau saya terkait Demang Sutawijaya .buyutnya cakrawedana 2 bupati pertama Cilacap

[20/10 09.30] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Nang tanah yang di jadikan makam Mbah jiwayuda 1 itu disekitar situ hampir semua tanah dari leluhur Nini buyut saya

[20/10 09.30] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Bukan tanah dari jual beli

[20/10 09.30] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi tanah leluhur

[20/10 09.31] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Yang tidak pernah di jual dari jama terdahulu

[20/10 09.31] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Bersebelahan dengan tanah NYI hisbuloh

[20/10 09.32] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Yang saya kirim kan itu makam Mbah jiwayuda 1 lewat fb

[20/10 09.33] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: 1. Anak - Sofyan bin 

2. Bapak - Ahmad Sahidin bin

3. Kakek-Kasnadi  bin

4. Buyut - Ki Amadarja bin

5. Canggah - NYI Amadarja


👇


Ke atasnya ke Siapa Saja ... ?

[20/10 09.33] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Yang ke atas .itu yang saya  belum ada data .

[20/10 09.35] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi kalu dari jalur ibu pun.dari ibu juga sebagai tersambung ke pesantren merden .cuma dari ibu  kurang paham cuma tau.. sedikit nanti ketemu sampai NYI Sasmita ki Sasmita

[20/10 09.37] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Setau saya PK Sigit juga masih tersambung dengan prof Djazuli kan ya

[20/10 09.41] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu saya mengaku tapi tanpa tau runtutanya saya rasa saya .kurang relevan .saya anggap saya sebatas dekat dengan para pemegang trah Sutawijaya . terakit ada hubungan atau tidaknya mungkin bisa lewat bantuan njenengan dan tuhan 🤲🤲🤲

[20/10 09.44] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Lebih tepat itu Adipati & bukanlah Bupati :


* *Adipati* istilah Kepala Daerah Wilayah Kadipaten Era Kerajaan Hindhu & Budha serta Kesultanan Era ISLAAM sebelum Nusantara Merdeka & sebelum NKRI Lahir pada 17-8-1945 yg disahkan pada 18-8-1945.

* Adipati memimpin Kadipaten yg bisa saja lebih luas wilayahnya daripada Kabupaten. 

* *Bupati* itu istilah Kepala Daerah Wilayah Kabupaten Era NKRI Pancasila. 

* Bupati memimpin Wilayah Kabupaten dg wilayah bisa lebih sempit daripada Kadipaten.

[20/10 09.45] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Nah kalu sudah ke ranah kajian sejarah saya suka sekali bopo🙏🙏

[20/10 09.46] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Oleh sebab itu ditelusuri pelan2 & tersambung tidaknya ya tidak ada kerugian. 


Tersambungpun bukanlah untuk mencari keuntungan Duniawii koook.

[20/10 09.46] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sampai pagi pun kalu dalam kondisi yang memungkinkan insyaallah siap mendengarkan

[20/10 09.48] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Inggiiih 💥👳‍♀️👍⭐

[20/10 09.48] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Benar sekali bopo .pada faktanya kita harus terima takdir yang sudah digariskan dan melaksanakan nya

[20/10 09.49] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Panjenengan usia berapa sekarang ... ? 


* SUHU usia 61 jalan lebih 1 bulan.

[20/10 09.49] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Hampir ke 40 tahun 🙏🙏

[20/10 09.49] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya berdomisili di Yogyakarta

[20/10 09.50] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Tepatnya di ... ?

[20/10 09.50] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Karna saya berdomisili di Yogyakarta makanya saya kurang sekali pemahaman

[20/10 09.50] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Prambanan

[20/10 09.52] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya suka sekali berhubungan dengan orang yang tau akan sejarah Nusantara seperti bopo🙏🙏

[20/10 09.54] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tanjung kodok apa termasuk wilayah Tuban

[20/10 10.04] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *💥 ألحمد للّه ربّ العالمين ،  صلّى اللّه على محمّد ⭐*


* Itu bagian dari Syukur Ni'mah sebagai Bangsa Nusantara yg kini menjadi Indonesia dg kemajemukan di dalamnya. 


* Itu bagian dari  "Mikul Duwur, Mendhem Jero" yakni :


1. Mikul Duwur : Segala Hal Positif Bangsa Nusantara Kita Pelihara Sedemikianrupa & Mencontoh nya Sebisa Diri Kita Masing2 Sesuai Bidang Keahlian Kita Masing2 & Garis Taqdiirnya. 


2. Mendhem Jero - Segala hal negatif yg pernah terjadi dari Era Purbakala hingga kini bahkan untuk masa yg akan datang bukanlah untuk dijadikan sebagai bahan perseteruan, musuh bebuyutan yg saling hancurkan karena kenyataannya setiap Zamaan melahirkan Luka Zamaan di mana Baik & Benar Bisa Dianggap Buruk & Salah, Buruk & Salah Bisa Dianggap Baik & Benar Secara Membabi Buta, Subyektif & Fanatik Buta.

[20/10 10.04] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Wilayah Kab. Lamongan. 


* Wilayah perbatasan dg Kab. Tuban.

[20/10 10.09] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Tahunya hanya pensiunan dr. Jazuulii Magelang.

[20/10 10.50] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Mbah Naya Wikrama dimakamkan di Pesantren ... ?

[20/10 10.53] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Mbah Sasmita tinggal & dimakamkan di mana ... ?

[20/10 10.53] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Merden dg Gununglangit jauh apa dekat  ... ?

[20/10 11.32] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu gunung langit itu masuknya dataran tinggi kali bening dieng

[20/10 11.32] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Setra menggala

[20/10 11.33] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi di merden kec purwonegoro juga ada makam setramenggala dengan gelar Adipati

[20/10 11.35] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu makam Sutawijaya ada di merden

[20/10 11.35] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Di komplek makam kalidemang

[20/10 11.37] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Setra Menggala, Gununglangit bin


RM. Wiraseca (Anak no. 6 dari 6 Bersaudara) bin


RM. Sutawijaya, Demang Merden I.

[20/10 11.37] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ini yang dalam catatan pk wasole 2006 lokasine di gunung langit kali bening

[20/10 11.38] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi di merden juga ada nama daerah tertinggi nama daerah itu wiraseca

[20/10 11.38] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Lokasi dekat dengan makam Lengger rantamsari

[20/10 11.38] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ya masuk babad desa merden

[20/10 11.39] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Kayaknya hubungan kekerabatan dekat.

[20/10 11.40] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Benar.

[20/10 11.40] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ya seperti bopo tapi saya belum tau secara. Buku silssilahe .

[20/10 11.40] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Walpun saya punya

[20/10 11.41] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Jd terkadang .ilmu sadar diri.disini saya terapkan .

[20/10 11.42] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Orang yang tidak kompeten seperti saya .apa pantas memiliki leluhur yang luar biasa

[20/10 11.45] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *Mbah Naya Wikrama* apakah orang yg sama dg :


Mbah Wirakrama-Gunung Langit (Anak no. 4 dari 10 Bersaudara) bin


Mbah RM. Wiraseca bin


Mbah RM. Sutawijaya-Demang Merden I  ... ? 


Jawaban :


* Bisa ya. 

* Bisa tidak. 

* Butuh penelusuran & kajian.

[20/10 11.57] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Leluhur Luar Biasa, keturunannya ya :


* Bermacam2 kualitasnya : Agama, IPTEK, Achlaaqul Kariimah. 

* Garis nasib kehidupan ekonominya. 

* Garis nasib setatus sosialnya.

* Garis nasib model fisiknya & elok tidaknya. 

* Level kendalikan Hawa Nafsunya. 

* Dll.

[20/10 12.01] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Kualitas Leluhur bisa Luar Biasa juga tidak datang dg :


* Sendirinya. 


* Instan. 


* Tiba2. 


* Ada proses perjuangan pengorbanan jatuh bangun yg luar biasa. 


* Tidak datang otomatis tanpa berbuat apapun. 


* Tidak datang serta merta hanya dg tenggelam dalam Alam Hayal.

[20/10 12.05] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu terkait ini mungkin sodara saya hampir dominan di bidang agama.

[20/10 12.05] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ada yang jd dosen .ada yang jd guru SMP ada yang pengusaha ..ini bukan bermaksud menujukan sebuah pencapaian tapi ya bopo

[20/10 12.07] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu sodara saya yang sedarah dari ayah paling banyak sekarang JD pribumi jogja

[20/10 12.07] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Karna pendidikan di Jogja ahiraya menikah

[20/10 12.08] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Termasuk di Semarang juga ada .di ikip  .tapi saya kurang tau sebagai apa

[20/10 12.10] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ada nama :


*Mbah Nyai Mangun Sasmita*- Carik Blitar (Anak no. 4 dari 4 Bersaudara) binti


*RA. Citradana* (Anak no. 1 dari 8 Bersaudara) binti


*RM. Jiwayuda I*, Demang Merden II + (RA. Jiwayuda I) bin


*RM. Sutawijaya*, Demang Merden I + (RA. Puteri Jadita). 


👇


*Apakah yg Panjenengan maksudkan Mbah Sasmita itu Mbah Mangun Sasmita ... ?*

[20/10 12.11] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Apakah ada orang di dunia ini .bisa menafsirkan silsilah walpun tidak ada .catatan keluarga .🙏🙏 Ada tidak .hal seperti itu .apakah melanggar aqidah atau tidak jika hal itu di jadikan keyakinan 🙏🙏

[20/10 12.13] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Nanti saya Karoscek bopo ..tapi saya juga punya jalur juga dengan mbh yai torikun namun beliau sudah almarhum .bisa di bilang salah satu tokoh agama. Pada massanya.

[20/10 12.31] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: RM. Jiwayuda + RA. Jiwayuda berputera :


1. RA. Citradana. 


* Punya anak no 4. Nyai Mangun Sasmita. 

* Jikalau benar adanya, itu Nyai Sasmita jalurnya Panjenengan maka tidak salah Makamnya Mbah Jiwayuda berdekatan dg Tanah Para Mbah Panjenengan. 


2. Ki Citramenggala-Wadasnalang. 


3. Ki Wangsa Wijaya - Sawangan. 


* Ini Canggah Kandungnya SUHU, Sang Ayah dari Buyut Kakungnya SUHU yakni KH. Hasan Munthoolib-Merden. 


4. KH. Baidlowii. 


5. Ki Wirayuda. 


6. Ki Citra Wijaya (Muh. Thoyyib).


7. Kiyai Ahmad Ilyaas - Banjarnegara. 


8. Ki Setakrama - Cilacap. 


👇


Berdasarkan uraian di atas, hipotesis SUHU ... :


* Panjenengan itu Dzurriyyahnya Mbah Mangun Sasmita & SUHU memanggilnya *Buyut Puteri Lambung (bukanlah Buyut Puteri Kandung)*.


* Tanah Leluhur Panjenengan berdekatan dg Makam Mbah Jiwayuda I - Demang Merden II. 

* SUHU memanggil *Mbah Wareng Jiwayuda I/ Wareng Jiwayuda I/ Mbah Wareng Demang Merden II/ Wareng Demang Merden II*.


👇


Hipotesis SUHU bisa benar, bisa salah. 


* Perlu penelusuran & kajian.

[20/10 12.40] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Selain tanah juga semua kerabat saya rumahnya disitu ..dan Mbah guteng Mbah Slamet .Mbah kaki . Samsuri.

[20/10 12.45] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Inggiiih ... Monggooo ditelusuri lewat Hipotesis SUHU di atas. 


Barulah nanti dikembangkan ke Tahap Berikutnya.

[20/10 12.48] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Terimakasih bopo...🙏🙏

[20/10 12.53] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Nah ... ! 


Apalagi  ... !

[20/10 17.20] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *💥 Info Terkini ⭐*


Ternyata usia *Mr. Agus Sutawijaya* jauh di atas Kita :


* Kelahiran tahun 67 M. 


* Berarti berusia 2025 - 67 = *1.958 Tahun*.


* Punya 'Ilmu Awet Muda & Hidup Semi Abadi.

[20/10 17.22] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya tidak paham bopo

[20/10 17.23] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Karna saya tinggal di Jogja 13 taun sudah

[20/10 17.31] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Paling kalu benar benar adaa waktu kaya kemarin pas pulang

[20/10 18.33] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Jikalau gak paham bisa tanya langsung kepada Beliaunya.

[20/10 18.33] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sudah lama juga di Yogya.

[20/10 18.42] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Alhamdulillah sudah digariskan mungkin untuk mencari nafkah di jogja

[20/10 18.42] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Terkait apa bopo

[20/10 18.46] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sembari di Jogja sembari belajar sejarah .karna banyak sekali bukti sejarah yang ada di Yogyakarta.

[20/10 18.49] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ini ...

[20/10 18.53] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu saya sendiri walpun dekat belum tentu orang itu yang saya yakini akan membantu saya . terkadang orang luar malah yang lebih suport saya .

[20/10 18.55] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu menurut saya. banyak revrensi maka akan lebih baik.

[20/10 19.06] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Karakter & Gaya setiap orang berbeda satu dg lainnya. 


* Yg tentunya banyak faktor yg melatarbelakanginya.


* Orang pintar jumlahnya sangat banyak namun yg mampu tampil Saling Nguwongne Wong Itu Tidak Banyak karena lepas dari Bijaksana, Bijaksini & Bijaksitu.

[20/10 19.08] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Terkadang orang mengedepankan ilmu di atas adab..

[20/10 19.11] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Yg sering bilang Adan Itu Di Atas 'Ilmu juga banyak bangeeetttddd. 


Jadinya hanya sebatas :


* Abang2 lambe. 


* Motto. 


* Slogan. 


* Teoritis. 


👇


Semoga Kita gak kayak begitu  ... 💥☝️👳‍♀️🇲🇨🕋❤️⭐

[20/10 19.15] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Adab itu bentuk penghormatan kepada sang pencipta bahwa segala mahluk di di dunia ini adalah ciptaan nya jika kita menyakiti orang lain berarti kita menyakiti sang penciptanya..ilmu itu sebuah pengetahuan yang tidak bisa di curi oleh seseorang, tapi bisa di serap orang. jika mereka ingin memahami ilmu itu sendiri ..

[20/10 19.16] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Adan -> Adab

[20/10 19.17] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Betul Betuull Betuuulll.

[20/10 19.26] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ya sangat wajar karena merupakan Akumulasi dari :


* Kerajaan Singosari. 

* Kadipaten Tuban. 

* Kerajaan Mojopahit. 

* Kesultanan Demak Bintoro. 

* Kesultanan Pajang. 

* Kesultanan Mataram. 


Lalu terpecah menjadi :


* Kesunanan Pakubuwonoan Surakarta Solo. 

* Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. 

* Kadipaten Mangkunegaran Solo. 

* Kadipaten Paku Alaman Yogyakarta.

[20/10 19.29] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ya sedikit saya belajar .dari era pajang ke era Mataram islam.walpun masih minim sekali setidaknya berusaha.

[20/10 19.31] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Lama2 jadi bukit Gunung Dieng ...

[20/10 19.32] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Keterkaitan Dieng mungkin era Kalingga dan era Mataram kuno..

[20/10 19.33] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Iyyaaa.

[20/10 19.36] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Naik lagi ke ratu Kalinyamat jepara  terusss mungkin sampai .Kutai Kartanegara.

[20/10 19.42] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ratu Kalinyamat pasca Era Kesultanan Demak. 


Seera dg Kesultanan Pajang. 


*Kutai Kertanegara* jauh lebih kuno ± Abad ke 4 M daripada :


* Kerajaan Hindu Mataram. 

* Kerajaan Kalingga Prabu Kartikeyasinga & Ratu Sima.

* Ditengarai jauh lebih kuno lagi yakni Kerajaan Salokanegara cikal bakal Kerajaan Tarumanegara.

[20/10 19.43] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Jd kutai dengan Galuh purba tua mana

[20/10 19.43] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Berdasarkan kajian ilmiah.

[20/10 19.44] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Berarti era Arya Penangsang ya bopo .

[20/10 19.45] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu Demak yang era Arya Penangsang perang dengan  sultan Hadiwijaya sempet membaca  sedikit.

[20/10 19.46] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Lebih tua Kutai. 


Galuh Purba lebih tua Tarumanegara.

[20/10 19.46] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Benar.

[20/10 19.49] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu di nisan Dayun sutradana terdapat tanggal 1890 berarti analisa njenengan era Adipati Sutawijaya era perjanjian Giyanti ya bopo

[20/10 19.49] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Maksudnya Tarumanegara lebih tua dari Galuh Purba.

[20/10 19.50] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Owh njih bopo 🙏🙏

[20/10 19.54] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sutawijaya Adipati, yg mana itu ... ?

[20/10 19.55] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Maksudnya Demang merden

[20/10 19.55] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Bukan Danang Sutawijaya raja pertama Mataram

[20/10 20.01] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Kok sudah jauh dari Perjanjian Giyanti tahun 1755.


Lha wong tahun 1825 - 1830 terjadi :


* Perang Jawa/ Perang Diponegoro.

* Dari situlah muncul Demang Merden II yakni RM. Jiwa Yuda yg pilih menjadi Laskar Diponegoro. 

* Suatu versi RM. Sutradana bin RM. Sutawijaya Demang Merden I besanan dg Pangeran Diponegoro Sa'iid Ontowiryo Mustahar di mana Kiyai Muusaa bin RM. Sutradana menikahi RA. Munteng/ RA. Fadli ilah binti Pangeran Diponegoro Sa'iid Ontowiryo Mustahar.

[20/10 20.06] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Oh njiih .bopo..

[20/10 20.11] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Berarti taun 1890 perkiraan era umur siap bopo era Demang 1 apa dua .2  bopo beri saya pengetahuan itu

[20/10 20.13] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi kalu angsal nek mbonten njih mbonten nopo nopo 🙏

[20/10 20.19] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Persisnya ya gak tahu. 


* Namun SUHU perkirakan Seera dg RM. Jiwa Yuda-Demang Merden II, Sang Adik Kandung dari RM. Sutadirana beserta Saudara2nya. 

* Tahun 1855, Pangeran Diponegoro wafat. 

* Itu Era Hindia Belanda yakni Pemerintah Resmi Belanda yg sebelumnya dipegang oleh VOC Belanda.

[20/10 20.28] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Trimakasih  atas apa yang diberikan  ,suhu sebuah  pengetahuan yang amat berharga  bagi saya . walpun kapasitas saya  hanya seorang pencinta Sejarah saja🙏🙏

[20/10 20.34] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: 10 tahun kemudian muncullah Politik Etis/ Politik Balas Budi hingga menyerah kepada Jepang tahun 1942 :


* Era sebelum 1901 sebagai murni Susu Perah, Pembodohan & Kekejian. 

* Dampaknya setelah Politik Etis, Wong Nusantara bukan semata2 Susu Perah namun mulai dibikinkan sarana perekonomian rakyat Nusantara, dipintarkan, dibuka sekolah, boleh sekolah apalagi Golongan Ningrat namun Senjata Makan Tuan karena gak lama setelah itu muncul Aneka Ragam Pergerakan Nasional untuk Merdeka & bikin Negara Sendiri : Sarikat Dagang ISLAAM, Budi Utomo, Sumpah Pemuda 1928, Orang2 Belanda Banyak yg membelot bela Nusantara, dll.

[20/10 20.39] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu tahun segitu analis bopo kemungkinan makam siapa

[20/10 20.44] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: 1890

[20/10 20.47] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Plus gencar2nya, bengis2nya secara masiv ujudkan Slogan Bangsa Eropa yg bangkit dari alam kegelapan (Renaissance) pasca kalah Perang Salib dg Kelompok ISLAAM yakni :


1. Gospel (Penyebaran Kitaab Suci Injiil). 


2. Gold (Dapat Emas Sebanyak Mungkin) minimal Perak (Silver). 


* Dagang model paksa, model kolonial. 

* Dapatkan aneka sumber daya alam & manusia secara murah bahkan gratis dg cara tindas, bunuh, dll. 

* Lalu hasil produknya dijual kembali ke Wilayah yg dijajah dg harga tinggi. 

* Wajib dibayar dg Emas minimal Perak. 


3. GLORY (Makmir Sentosa Jaya). 

* Jikalau nomor 1 & 2 tercapai. 


👇


Namun di balik, ISLAAM disebarkan dg Pedang & Darah ! ISLAAM itu Agama Teroris  !

[20/10 20.50] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ini ada kaitan dengan agresi Belanda 2 apa tidak bopo

[20/10 20.55] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ya masih jauhlah :


1. Nusantara Merdeka 17-8-1945.

2. NKRI Pancasila lahir pada 17-8-1945.

3. NKRI Pancasila resmi sah dg disahkannya UUD 1945.

4. 10-11-1945 Agresi Militer Tentara Gabungan Sekutu pimpinan Inggris & terjadilah Pertempuran Surabaya 10-11-1945

5. Agresi Militer Belanda I ingin jajah lagi tahun 1947.

6. Agresi Militer Belanda II ingin jajah lagi pasca yg pertama 1947 gagal yakni tahun 1949.

[20/10 20.56] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Berarti ya tidaklah dalam beberapa tahun.

[20/10 21.02] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Itu sekelumit perjalanan lika-liku Sejarah Perjuangan & Pengorbanan Bangsa Nusantara yg kini bersatu dalam Bangsa Indonesia yg SUHU pahami.

[20/10 21.04] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Politik etnis juga diterapkan di Jogja bawa warga cainis boleh tinggal di Jogja tapi tidak boleh membeli tanah di Jogja atas nama mereka

[20/10 21.05] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Politik Etis Vs Politik Etnis  ... !

[20/10 21.21] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Tadi bilangnya di *Nisannya Kiyai Dayun*. 


* Itu kan RM. Sutadirana/ Sutodirono/Sentradirana/Sentridirono/Setadirana/Setodirono/Kiyai 'Abdur Rohiim, Sang Anak Sulungnya RM. Sutawijaya-Demang Merden I.

[20/10 21.22] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya kirim fotonya

[20/10 21.26] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Mana ... ?

[20/10 21.27] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sentrodirono ...

[20/10 21.32] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: 1890/ 1790

[20/10 21.34] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Itu 1890 💥✅⭐

[20/10 21.36] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Iya

[20/10 21.36] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Jika taun itu maka perkiraan jika mengacu pada Demang 1 Sutawijaya

[20/10 21.37] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kira kira makam siapa

[20/10 21.39] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Alamat detailnya di mana  ... ? 


* Di atas tadiii, Panjenengan menulis Kiyai Dayun, kok ditanyakan & tadi tanya urusan Seera Siapa ataukah Seera Perjanjian Giyanti. 

* Kan sudah dijawab.

[20/10 21.39] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Demang Merden I katanya dimakamkan di Merden.

[20/10 21.39] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Bukan itu maksudnya sebenarnya tadi .mungkin saya salah dalam kosa kata

[20/10 21.40] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Di Alam Nyata, SUHU belum tahu makam satupun dari Mbah-Mbah.

[20/10 21.41] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Alamat detail makamnya di mana ... ?

[20/10 21.46] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Di merden saja

[20/10 22.05] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Intinya belum tahu. 


* Jikalau Kiyai Dayun makamnya ada yg bilang di Banjarnegara.

[20/10 22.06] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Merden kan Banjarnegara

[20/10 22.07] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Maksudnya Banjarnegara nya, bukan Merdennya.

[20/10 22.07] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu di Banjarnya memang ada

[20/10 22.07] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Karna setatus Kademangan nya merden

[20/10 22.09] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Di merden

[20/10 22.13] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Makamnya RM. Jiwayuda. 


Itu kiriman dari Bapak Muhammad Rosyad.

[20/10 22.14] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Itu di Merden ya yg sekitarnya merupakan Tanah Mbah2 Panjenengan ... ?

[20/10 22.15] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Dia tinggal di Banjarnegara dari Banii Syuhadaa.

[20/10 22.16] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ini Mbah jiwayuda 1

[20/10 22.17] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Di Merden ... ?

[20/10 22.18] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Iya desa merden kec purwonegoro

[20/10 22.18] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi tidak ada tanggalnya

[20/10 22.20] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sampai detik belum dapat data :


* HARTABUTANYA kapan ... ? 

* Makamnya di mana ... ? 

* Masih minim data.

[20/10 22.20] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sampai detik ini ... dst.

[20/10 22.22] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Makam ini direncanakan akan diberi tanda tulisa/dibangun oleh klg yg msh keturunan mataram. Akan tetapi dr dulu ada kesulitan dari pihak2 lingkungan setempat. Akan tetapi Insyaallah periode saat ini saya akan berusaha membantu agar bisa terlaksana di bangun. Tetapi sampai saat ini belum ada yg bisa menyatakan bahwa ini makam mbah R Sutawijaya Demang Merden 1 (pertama).

[20/10 22.23] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Itu juga kiriman dari Bapak Muhammad Rosyad Purnomo Banjarnegara.

[20/10 22.23] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Nah itu mass pada nisan itu kan tertulis taun 1890

[20/10 22.24] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya nanya ke njenengan

[20/10 22.24] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Perkiraan itu siapa bedasarkan analisa

[20/10 22.25] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Secara taun

[20/10 22.27] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ooo gambar yg Panjenengan tanyakan tadi ya yg di atas ini. 


* Kok beda dg kiriman Panjenengan ... ? 


* Hanya saja itu hipotesisnya sebagai Makam Demang Merden I.

[20/10 22.28] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Iya

[20/10 22.28] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kan ada tulisan 1890

[20/10 22.41] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Belum tahu :


1. Makam Demang Merden I. 


* Jikalau itu Makam Beliau dan benar2 besanan dgr Pangeran Diponegoro yg wafat dalam usia 47 tahun. 

* Selisih 1890 - 1855 = 35 tahun.

* Saat besanan dg RM. Sutadirana/ Kiyai Dayun usia berapa, Pangeran Diponegoro usia berapa & RM. Sutowijaya usia berapa & itupun Beliau masih hidup atau sudah wafat,"Belum Tahu".


2. Mungkinkah itu Makamnya Kiyai Dayun ... ? 


* Belum tahu juga. 

* Ada versi Makam di Banjarnegaranya. Ada versi di Merdennya. 


3. Yg jelas itu bukanlah Makam RM. Jiwayuda I. 


4. Mungkinkah itu Makam RM. Citradana, Demang Merden III bin RM. Jiwayuda I yg dipecat oleh Adipatinya karena Para Putera Merden lebih pilih melawan VOC Belanda & membantu Perjuangan Para Tokoh Keraton yg melawan VOC Belanda ... ? 


* Bisa saja ya. 


5. Bisa saja itu Makam RM. Sutawijaya, RM. Sutadirana/ Kiyai Dayun, RM. Citradana atau juga Dzurriyyah Lainnya.

[20/10 22.41] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Selebihnya tetap belum tahu, lha wong 1 makampun belum pernah tahu di Alam Nyata.

[20/10 22.42] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kaku makan mah jiwayuda 2 itu di sebrang kali makam Mbah jiwa 1

[20/10 22.42] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Masuknya Karanganyar

[20/10 22.42] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi perbatasan merden

[20/10 22.47] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Dg Para Dzurriyyah Merden yg baru dialog di WA baru 2 orang yg nyata2 memang Dzurriyyah. 


* Di Alam Nyata malah Nihil 0 ℅. 


* Panjenengan sendiri sedang dapat tugas untuk telusuri *Tokoh Mbah Mangun Sasmita*.


* Jikalau ternyata benar, maka Panjenengan itu juga Dzurriyyah Mbah Demang Merden I.

[20/10 22.49] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya tergolong yang apa bopo

[20/10 22.49] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Lha wong Makam Mbah Mbah yg dekat tempat tinggal SUHU saja dalam 1 Kabupaten baru ketemu sebagian & baru bisa merawat sebagian terutama yg terdekat dg Tempat Tinggal.

[20/10 22.50] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Yg apa bagaimana maksudnya ... ?

[20/10 22.55] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Njenengan kan membahas dzuriyyah

[20/10 22.55] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tadi kan siapa saja orang nya barang kali saya kenal

[20/10 22.58] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Apa ini maksudnya :


1. Sedang telusuri & kami apakah masih Dzurriyyah Demang Merden I apa tidak ... ? 

2. Dialog awal, Panjenengan sempat menulis Mbah Sasmita itu Jalurnya. 


* Lalu SUHU temukan nana nama *Mbah Mangun Sasmita*.

* SUHU tertarik nama itu. 

* Mbah Sasmita SUHU endus orang yg sama dg Mbah Mangun Sasmita. 

* Sasmita nama penggalan. 

* Mangun Sasmita nama utuh. 

* Karena itu SUHU minta Panjenengan telusuri dan kaji Tokoh Mbah Mangun Sasmita.

[20/10 22.58] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Owh siap bopo

[20/10 22.58] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Apapun petunjuk bopo

[20/10 22.59] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya berusaha lakukan walaupun final nya tetap ketentuan tuhan

[20/10 23.02] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Maksudnya saya njenengan bilang ada 2  orang yang nyata .

[20/10 23.02] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Itu siapa saja

[20/10 23.02] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Orang mana maksudnya

[20/10 23.03] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Pertantaan,"Saya tergolong yang apa bopo" ya tidak sambung dg ini. 


* Panjenengan di awal dialog kan tidak berani mengaku sebagai Dzurriyyah Demang Merden I. 

* Makanya tidak dihitung. 

* SUHU hanya hitung Bapak "Muhammad Rosyad Purnomo & Agus Sutawijaya" yg sudah nyata2 jelas valid sebagai Dzurriyyah Demang Merden I. 

* Panjenengan sebenarnya orang ke 3 yg sambung komunikasi dg SUHU tetapi kan masih mencari Jalur Silsilahnya ke Demang Merden I 

* SUHU sudah kasih solusi, telusuri & kajilah *Mbah Mangun Sasmita* ...!

[20/10 23.04] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Owh begitu maff bopo . sedikit mis komunikasi

[20/10 23.04] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Pertantaan --> Pertanyaan ...

[20/10 23.05] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Paham sekarang ... ? 


* Ketemu dialog langsung di Alam Nyata bisa belum langsung paham lawan bicara ketika bicara. 

* Apalagi lewat Alam Ghoib.

[20/10 23.07] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Dima'afkan ...

[20/10 23.08] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sama2 Saling Memaklumi & Mema'afkan ... !

[20/10 23.14] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kali yang satunya njenengan paham

[20/10 23.14] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Yang satunya

[20/10 23.14] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Namanya

[20/10 23.16] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Nama yg di gambar itu ... ?

[20/10 23.16] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Iya

[20/10 23.20] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu saya mengaku juga saya salah .karna saya tidak punya pengetahuan dan tidak punya bukti fisik    secara tertulis.sama saja saya membohongi orang lain.

[20/10 23.22] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Iyyaaa sangat dimaklumi & dipahami koook. 


* Tugas Panjenengan minimal telusuri & kaji Tokoh *Mbah Mangun Sasmita* ... 💥✅⭐

[20/10 23.24] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu yang satunya setau saya beliau dari jalur singasemita

[20/10 23.27] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Yg panah hijau,"Bapak Muhammad Rosyad Purnomo-Banjarnegara" & satunya tidak tahu juga belum tanya kepada Bapak M. Rosyad P.

[20/10 23.28] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Beliau mas Marno

[20/10 23.28] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sumarno

[20/10 23.29] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Rumahnya mana ?

[20/10 23.29] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Pesantren

[20/10 23.29] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Pesantren merden tapi

[20/10 23.30] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Bukan pesantren Banjar kota

[20/10 23.31] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu tidak salah beliau itu jalur nya singawikra / singasemita / singasemita

[20/10 23.31] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sementara belum kenal dia ...

[20/10 23.31] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Antaritu

[20/10 23.31] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Beliau setau saya murid yai Tosa demak

[20/10 23.32] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Daerah mbrambang

[20/10 23.32] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Dia juga mendirikan pondok di pesantren

[20/10 23.34] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Di bukunya H. Washoel ada nama :


* *Nyai Wirasemita*. 

* Apakah Wirasemita =  Singawikra = Singasemita ... ?

[20/10 23.35] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sepertinya singawikrama

[20/10 23.35] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sepertinya ada jalur Mbah jiwayuda mungkin

[20/10 23.35] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Karna dulu pernah mau dibuat nama pondoknya

[20/10 23.40] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sementara cukup dulu dialognya. 


* Urus urusan lain.

[20/10 23.40] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Siap bopo trimakasih hatur nuhun atas waktunya🙏🙏

[22/10 10.31] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: SUHU kalu sama pk haris  munandar sudah akrab kan

[22/10 11.18] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Kenal saja, tidak. 


* Siapa dia ... ? 

* Rumahnya mana ... ?

[22/10 11.20] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Beliau dari jalur syuhada bertempat di Banten sekarang .

[22/10 11.20] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ada ada rumah di temanggung

[22/10 11.22] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Temanggung itu mana ... ?

[22/10 11.22] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Usia berapa ... ?

[22/10 11.29] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Temanggung berbatasan dengan Magelang

[22/10 11.30] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Beliu masih beraktivitas di kantor  di banten

[22/10 11.56] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: 💥👳‍♀️👍⭐


Kerja apa itu ... ?

[22/10 11.56] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Di kementerian kabinet republik Indonesia kantornya

[22/10 12.00] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Urusan apa ... ? 


* Jikalau Aris Munandar pernah dengar. 


* Jikalau Haris Munandar baru dari Panjenengan.

[22/10 12.01] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Mungkin  Aris itu potongan nama dari haris

[22/10 12.01] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Atau panggilan

[22/10 12.05] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Berarti sebagai Adiknya SUHU Level IV (Mrapatan). 


* Buyut Puteri Kandung Faathimah/ Hasan Munthoolib punya Adik Buyut Lambung Syuhadaa".

[22/10 12.06] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sebelum menjadi Menteri, apakah sering menghiasi media massa ... ?

[22/10 12.15] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu itu saya kurang begitu paham saya baru kenal sekitar 2 tahun lalu

[22/10 12.16] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Cuma yang saya tau beliau suka berkeliling Nusantara

[22/10 12.17] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ooo begitu  ... 💥✅⭐

[22/10 12.20] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Iya SUHU 🙏🙏

[22/10 14.03] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Tolong *Mbah Mangun Sasmita* ditelusuri & dikaji sungguh2. 


* Hasilnya dikabarkan.

[22/10 14.39] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Siap SUHU itu sudah saya  mulai telusuri

[22/10 14.40] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi saya cerita cuma sama suhu saja .🙏🙏

[22/10 18.22] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *SUHU* sanes suhu  ... 💥✅⭐


* Cerita kok mencelat jauh ke Bumi Tuban ... ?!

[22/10 18.43] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Yang dekat belum tentu tau .yang jauh belum tentu tidak mengerti.

[22/10 18.46] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Di merden sendri dalam hal silsilah itu tidak mudah .karna sebagian orang tidak peduli dengan urusan sebuah trah.atau minimya rasa pasedulura.yang mengakibat generasi berikutnya tidak paham dan tidak mengerti alur silsilah keluarga nya sendiri itu fakta yang terjadi di merden.

[22/10 18.49] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Praktek ..atau budaya Keraton yang terkadang menjadi orang tidak meneruskan garis silsilahya ke atas...

[22/10 19.04] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Yg model begitu anggap saja memahami Manusia Lahir Mlethek Dari Bongkahan Batu. 


Yg model begitu memaknai Silsilah Keluarga secara Hyper Subyektif, Sempit Pikir, Sempit Hati alias Gaya Hyper Sumbu Pendek alias tidak bisa obyektif & proporsional. 


* Silsilah gak penting, yg penting kerja kerja kerja ... ! 


* Silsilah tiada guna, yg berguna IIMAAN, ISLAAM, IHSAAN & TAQWAA namun sayangnya dipahami dan dipraktekkan dg Ala Gebyah Uyah, Ala Hyper Sumbu Pendek. 


* Silsilah apalagi ada Gen Darah Ningrat, Darah Biru, Darah Wali Songo, itu semua gak penting. Yg penting itu Kerja Kerja Kerja, Hidup Berkecukupan, Punya Titel Kesarjanaan : SPd, SPdI, MPd, MPdI, Doktor, MSi, Profesor, dokter, dokter spesialis, Direktur Perusahaan, Manager Perusahaan, dll. 


* Itulah yg bikin Mereka bangga, merasa manusia sukses terhormat, merasa setatus sosial tinggi. 


* Ternyata Mereka lupa kesemuanya dan juga sama saja dg Orang Yg Bangga2kan Silsilah Nasab yg dicelanya.

[22/10 19.13] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sebagian Orang Keraton yg tekuni Diinul ISLAAM, pilih keluar dari Keraton karena benturan dg Aturan & Tradisi Keraton. 


Orang Keraton yg cari hawa segar di Luar Keraton, lalu tekuni Diinul ISLAAM :


* Ogah kembali ke Keraton. 


* Diminta kembali belum tentu mau. 


* Ada yg mau kembali ke Keraton dg pertimbangan jangan tinggalkan Keraton Sepenuhnya karena bagaimanapun juga perlu sentuhan Rukun : IIMAAN, ISLAAM, IHSAAN menuju TAQWAA meski tidak bisa diterapkan sepenuhnya. 


* Itu masih lebih baik, lebih terhormat daripada lepas tangan, tinggal gelanggang & gak mau tahu ada kehidupan Diinul ISLAAM di Keraton Apa Tidak. 


* Justeru akan jauh lebih buruk akibatnya jikalau tinggal gelanggang sepenuhnya forever. 


* Yg tekuni Diinul ISLAAM mayoritas keluar dari Keraton karena ingin Da'wah Bebas Di Masyarakat Luas.

[22/10 19.13] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ya bisa dipahami & dimaklumi.

[22/10 19.19] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Memelihara Silsilah & Jaga Kekerabatan itupun sungguh perintah ALLOOH SWT lewat RosuulNYA Nabii Muhammad S'AW. 


Yg tentunya harus :


* Sesuai Syarii'ahnya. 


* Obyektif & Proporsional. 


* Tetaplah harus dalam wadah Rukun "IIMAAN, ISLAAM, IHSAAN" menuju TAQWAA. 


* Pada akhirnya kelak kesemuanya tetap wajib dipertanggungjawabkan di hadapan ALLOOH SWT sekecil apapun itu :


1. Baik ada Raport Baiknya. 


2. Jelek ada Raport Jeleknya. 


3. Lalu ditimbang mana yg lebih berat bobotnya untuk penentuan Nasib Syurga atau Neraka.

[22/10 19.19] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya sepakat

[22/10 19.24] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Terkadang orang tidak paham dengan budaya  adat istiadat .dan orang itu tidak mau belajar atau mengerti..atau berusaha memahami maksud dari kegiatan keraton yang mengakibatkan orang itu saklek dengan apa yang mereka sebut benar ..benar menurut dia belum tentu benar di mata tuhan

[22/10 19.26] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya sendiri lumayan dekat dengan para abdi dalem . justru abdi dalem itu . memiliki adab.prilaku ketuhan yang luar biasa ..baik secara tuntunan Agamaya.baik secara budaya dalam menghormati para leluhurnya..

[22/10 19.42] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: DIINUL ISLAAM yg dibawa Nabii Muhammad S'AW itu Visi Misi Tujuan Terpokoknya :


1. Bukanlah untuk meng hancurlebur kan, melenyapkan bin memusnahkan Semua Agama Sebelumnya & Tatanan Norma Sosial yg sudah ada. 


2. Tetapi untuk sempurnakan Achlaaq Manusia menuju Kesempurnaan Achlaaq baik 


* Vertikal maupun Horisontal. 


* Hablun Min ALLOOH. 


* Hablun Min An Naas. 


* Hablun Min Jamii'l Machluuq : Malaaikah, Bidadari, Jin, Biotik, Abiotik, Renewable, Unrenewable, Nyata, Abstrak, Duniawii, Uchroowii (Alam Qubur/ Alam Barzah/ Alam Pangrantunan/ Alam Roh, Alam Padang Mahsyar, Alam Syurga, Alam Neraka), Jasman, Rohani, Material, Sepiritual, Masa Lalu, Masa Kini, Masa Yg Akan Datang, Masa Sepanjang Masa, Langsung, Tidak Langsung, Logis, Tidak Logis secara Subyektif yg mana, Obyektif yg mana, Proporsional & Profesional.

[22/10 19.44] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya suka sekali kalu di beri pemahaman lewat seperti ini .

[22/10 19.48] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Dalam kesibukan  Mr .Agus pun dia suka memberikan bimbingan..wlapun tidak mesti 1 bulan sekali .tapi setidaknya manfaat itu sampai kapan pun tetap ada

[22/10 19.48] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Bismillahi saffi dengan menyebut namamu.. ya Alloh sehatkan jiwa raga kami.

Bismillahi kaffi..ya Alloh kayakan kami..

Bismillahi mangaffi..ya Alloh cukupi kebutuhan kami.

Bismillahi ngala naffsi..ya Alloh lindungi diri kami.

Bismillahi wa,aghli..ya Alloh lindungi keluarga kami..

Bismillahi ngala diini..ya Alloh jaga agama kami.keimanan kami

Bismillahi wamaali..ya Alloh jaga harta kami.

Bismillahi ladzi laayadurru mangasmihi syaeun fil Ardi walaadi samai wahuwa samingun Aliim...

Bismillahi ya Alloh ya Alloh ya Alloh ya Muhammad ya muhammad ya muhammad Lahaula walaaquwwata illabillah..

Bismillahi Masya Alloh laayasuuku choeru illalloh

Bismillahi Masya Alloh layasrifu syua illalloh.

Bismillahi Masya Alloh Makana mini,mati faminalloh.

Bismillahiasya Alloh Lahaula walaquwata illabillah..

Kue doa nggo penyuwunan Maring Gusti Alloh..hidup berkah dg penuh kemulyaan bahagia dunia dan ahirat..Aamiin

[22/10 19.50] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ayah saya menekankan saya dari kecil harus memahami agama.. walpun ya kadang masih .ndableg saya nya. Tapi kalu ada orang yang mau mengajari saya .saya terima dengan lapang dada

[22/10 19.50] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Yg masih selaras dg Prinsip2 RUKUN "IIMAAN, ISLAAM, ISLAAM, IHSAAN & TAQWAA" ya :


* Silahkan jalan. 


* Nama & bentuk mungkin bisa beda namun hakekatnya sama. 


* Yg tidak selaras, diluruskan pelan2 secara bijaksana, bijak sini & bijaksitu yg tekankan Pendekatan Psikologis alias tidak terapkan Hukum Rimba Persilatan.


* Yg belum ada, tambahkan. 


* Yg ada, dijaga sedemikianrupa. 

* Yg hilang, diadakan kembali.

[22/10 19.51] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu berdasarkan .apa yang tersirat dalam tulisan SUHU saya sangat suka dan saya ingin belajar lebih banyak 🙏🙏

[22/10 20.29] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: 💥👳‍♀️👍⭐


* Yg namanya Usia Anak2, mayoritas punya sifat semacam itu. 


* Ada yg kebablasan dibawa sampai Dewasa & Mati. 


* Ada yg terbawa hingga usia Remaja &  *Dewasa Dg Proses Berliku*.

[22/10 20.30] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: 💥👳‍♀️👍⭐

[22/10 21.44] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Njenengan tau nama saya saffi

[22/10 21.44] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ada nama safi nya😁

[22/10 22.17] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Maksudnya ... ?

[22/10 22.19] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Maksudnya saya nama saya ada nama saffi nya di nama belakang saya

[22/10 22.20] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Karna ayah saya dulu berharap saya pintaar Tetang pengetahuan Agam Islam . katanya di kasih nama Islam .

[22/10 22.24] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kata sodara saya leluhur saya kajian Agamanya bagus ..terus seperti seorang makrifat.katanya.

[22/10 22.24] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Lakunya katanya

[22/10 22.28] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Shofyan Shofi/ Shofyan Shoofii (صفيان صافى\ صفيا صافى)  ataukah


Shofyan Saffi (صفيان سفّى) ataukah


Shofyan Syafi/ Shofyan Syaffi (صفيان شفّى\ صفيان شفّى) ataukah


*Shofyan Syaafii (صفيان شافى)*   ? 


👇


Seharusnya *Shofyan Syaafii   (صفيان شافى)* 💥✅⭐

[22/10 22.28] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sofyan syafi 😁

[22/10 22.34] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Nama Orang dari Bahasa 'Arob ditulis Gaya Indonesia 100 ℅ kacau balau. 


* Bacaan panjang jadi pendek. 


* Mengubah makna. 


* Fathah Kasroh Dlommah, Fahatain Kasrotain, Dlommatain & panjang pendeknya bacaan itu Sangat Menentukan Artinya/ Maknanya. 

* Beda dg Nama Jawa Asli yg gak kenal aturan Fathah Kasroh Dlommah, Fahatain Kasrotain, Dlommatain, misalnya :


* Permata Sari. 


* Caraka.

[22/10 22.35] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ya maklum saja .mungkin keterbatasan massa lampau 😁

[22/10 22.35] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Fahatain --> Fathatain

[22/10 22.36] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu ini Lilik saya la. Udah bener mbok namanya

[22/10 22.42] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ini juga Lilik saya jadi semua Lilik saya ustadz .saya aja yang tidak punya gelar ustadz

[22/10 22.42] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Namun yg pandai 'Ilmu Agama Kelas Berat juga ikutan. 


Jadinya :


* Salah Massal SeIndonesia. 


Misalnya :


Muhammad Yaasiiiiiin (محمّد يس) di mana huruf :


* Yaa" (ي) panjangnya 1 Alif/ 2 Ketukan tahu2 dibaca pendek 1 ketukan *Ya* padahal seharusnya *Yaa*.


* Siiiiiin dibaca panjangnya 3 Alif/ 6 Ketukan tahu2 dibaca *1 Ketukan yakni Sin*.


* Yaasiiiiiin tahu menjadi Yasin.

[22/10 22.43] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ini penting bagi saya untuk menambah ilmu .SUHU

[22/10 22.55] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Hasil kajian SUHU termasuk nama asli SUHU itu seharusnya ZAKARIYYAA tahu2 menjadi ZAKARIYA. 


* Secara ghoib, telah disusupi Jin2 Faasiq  (فاسق). 


* Tahu2 di antara diri Kita yg berAgama ISLAAM & pakai Nama ISLAAM tampilan siang malamnya tidak sempurna alias ada yg kurang meski terlihat baik di Hadapan Masyarakat Luas. 


* Tidak Sempurna istilah Jawa *Dadi Wong Ananging Ora Genep* baik Pikiran, Hati, Penjiwaan, Sikap, Perkataan maupun Perbuatan. 


* Lalu berakumulasi menjadi Sekala Gabungan Nasional. 


* Jadinya tampilan UMMATU ISLAAM Indonesia ada yg kurang, yg hilang. 


* Efek Negatifnya, masalah kecil saja :


1. Dibesar2kan. 

2. Maunya Berantem Melulu. 

3. Maunya Gegeran Melulu. 

4. Seolah2 Masalah Besar bahkan Hyper Besar yg gak bisa dima'afkan. 


👇


Yg SUHU uraikan di atas, luput dari perhatian Para Kiyai Nyai Kita dari Kelompok Pemahaman Manapun.

[22/10 23.01] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ya kita anggap ,nama itu mungkin sudah JD ketentuan yang maha kuasa . yang harus tertulis di KTP insyaallah ,semua nama itu baik..terkait maknanya itu diluar pemahaman saya.🙏🙏🙏

[22/10 23.02] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ya namun dampak negatifnya sungguh dahsyat. 


* Namun mayoritas gak sadari itu.

[22/10 23.03] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Seperti Lilik saya juga yang sekarang  tinggal di Semarang seorang ust .setelah menjadi ust nama belakang di ganti menjadi .aji Al gomad .saya juga tidak tau maknanya.

[22/10 23.03] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Semuanya sudah terjadi, sedang terjadi dan akan terjadi terus-menerus.

[22/10 23.03] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Berarti harus diluruskan ya SUHU

[22/10 23.05] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu di ganti rasa hati kepada orang tua yang memberi nama.

[22/10 23.05] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Dengan pemahaman yang mereka tahu

[22/10 23.15] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: SUHU biasa sampaikan di hadapan Masyarakat. 


* Selalu mewanti2. 


* Sampaikan dampak negatif yg gak disadari bersama. 


* Minimal sampaikan. 


* Minimal sampaikan itu agar jauh lebih bijaksana bijaksini bijaksitu dalam Pikiran, Hati, Penjiwaan, Sikap, Perkataan & Perbuatan karena dari Nama Yg Disematkan saja sudah mengundang Jin2 Faasiq masuk meracuni Jiwa Raga Kita. 


* Dg begitu diupayakan, sekiranya Kita Berbuat Salah & Dosa, ya tidak berat dan parah lah alias Ngono Yo Ngono Ananging Ojo Koyok Mengkono. 


* Karena itu harus disadari meski setiap Individu punya salah, dosa & kelemahan, namun bisa membesar setelah saling bertemu satu dg lainnya, berkolaborasi negatif otomatis. 


* Karena itu harus diupayakan kendali diri Hawa Nafsu sedemikuanrupa, tenang, santai namun fokus & serius dan selalu harus perbanyak Tansah Eling & Waspodo Dalam Segala Hal Sebisa Kita, perbanyak Shobar, Syukur, Tawakkal & Mohon Ampunan KepadaNYA (Istighfaar) baik Pribadi, Keluarga maupun Orang Banyak Universal.

[22/10 23.17] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ya bagaimanalah. 


* Bagaikan Makan Buah Simalakama. 


* Maju ya bermasalah, Mundur ya bermasalah, diam juga bermasalah.

[30/10 07.32] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Selamat pagi kanjeng, Mugi tansah pinaringan Rahayu Slamet nir ing sambikala, sehat selalu aamiin yaa rabbal alamiin 🤲🤲

[30/10 10.48] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *💥 بارك اللّه فيكم و فيهم و فينا أبدا ببركة صلة الرّحم ،  أمين أمين أمين أللّهمّ أمين ⭐*

[30/10 11.40] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sudah ketemu susur galur silsilah ke Mbah Mangun Sasmita  ... ?

[30/10 11.55] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sementara saya masih mencari makam beliau dan keterangan.cuma saya muncul nama Mbah ngabdul jalal

[30/10 12.11] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Orang2 Nusantara di Masa Kolonialisme Belanda, Inggris & Jepang terutama Keturunan Wali Songo & Dunia Kerajaan, Kesultanan & Kadipaten yg di Pulau Jawa :


* Punya beberapa Nama. 


* Minimal 2 Nama Jawa & Nama 'Arob. 


* Bahkan Nama Jawanya yg ditonjolkan untuk hindari endusan Sang Kolonialis.

[30/10 12.12] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Mbah ngabdul jalan.nanti tersambung dengan PK bau Bowo .merden .dan pk imam Prasodjo

[30/10 12.12] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: .pk imam Prasodjo pernah menunggah babad desa merden

[30/10 12.22] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: MERDEN, DESA TERINDAH DI DUNIA, TEMPAT BERMAINKU DI MASA KECIL


Anak jaman sekarang, bolehlah bersenang saat berkunjung ke Dunia Fantasi (Dufan), Bali Safari & Marine Park, beragam Indoor Playground di banyak Mall, dan bahkan merasakan gemerlapnya dunia hiburan di Disneyland. Beragam tempat bersenang tumbuh, direkayasa sedemikian rupa menjadi surga buatan bagi anak anak. Namun, kebahagiaan di masa anak anak, sebenarnya dapat tumbuh di mana saja. Desa yang masih asri, lengkap dengan air sungai yang mengalir gemercik, hamparan sawah hijau, dan bukit bukit bebatuan yang masih alami, adalah wadah terbaik untuk menciptakan kenangan keindahan. Ini saya alami saat dulu tinggal di sebuah desa bernama Desa Merden, bagian wilayah Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Sekedar catatan untuk anak cucu, berikut tulisan desa yang dulu saya rasakan sebagai surga tempat bermain saya semasa masih anak anak.


Letak Desa Merden yang saya ceriterakan ini diapit oleh tujuh desa lain. Di sebelah utara, dibatasi desa Danaraja dan Mertasari, di sebelah timur, desa Karanganyar, di sebelah selatan, desa Kalitengah, dan di sebelah barat, desa Jalatunda, Somawangi dan Bakalan. Bagi saya, dari ketujuh tetangga desa ini, hanya dua desa saja yang melekat kuat dalam ingatan, yaitu desa Danaraja dan Mertasari. Alasannya sederhana. Hanya dua desa itu yang dulu mampu mengimbangi permainan sepak-bola anak-anak Merden, yang saat itu saya menjadi salah satu pemainnya. Anak-anak Mertasari dan Danaraja tidak saja mampu mengimbangi dalam bermain sepak bola, namun kesebelasan mereka juga cukup bergengsi karena telah memiliki bola kulit dan kaos seragam. Saat itu, umumnya anak-anak bermain bola hanya dengan bola karet, atau sering disebut bal kluntung oleh anak-anak desa, yang bila ditendang melenting ke sana-kemari. Bahkan untuk latihan sehari-hari, tak jarang bola yang digunakan cukup sebutir jeruk bali yang kulitnya dilunakkan dalam sekam api. 


Siapa pun yang datang ke desa Merden, pertama kali akan takjub dengan pemandangan alamnya. Manakala anda memasuki Merden dari bagian utara, segera akan melihat hamparan persawahan yang subur, yang didukung oleh sistem irigasi yang baik, yang konon telah dibangun sejak zaman Belanda. Setiap warga desa selalu menikmati pemandangan yang begitu indah, terutama di pagi dan sore hari. Di kala musim tanam, hamparan persawahan itu tampak begitu luas berwarna hijau. Di tengahnya ada parit-parit kecil yang menjadi jalan air menuju setiap petak persawahan. Untuk itu, ulu-ulu dipilih sebagai pengurus desa pengatur air agar air terbagi adil dan merata. Tak sampai waktu empat bulan, sawah yang hijau itu berubah kuning keemasan, pertanda biji-biji padi yang menjuntai di tangkai telah siap dipanen. 


Namun, sebelum hari panen, setiap pagi dan sore, burung-burung terbang bergerombol, meliuk-liuk di udara. Dalam sekejap, burung-burung itu seringkali seperti tiba-tiba lenyap. Rupanya mereka hinggap di semak-semak padi, melahap sepuasnya biji-biji padi yang siap dipanen. Bila burung-burung itu tak segera diusir, tangkai-tangkai padi akan keropos, menyisakan sedikit saja biji-biji padi untuk para petani. Bila itu terjadi, habis sudah harapan petani untuk dapat memenuhi kebutuhan makan keluarganya. Inilah yang paling dikhawatirkan para petani. Karena itu, upaya penyelamatan harus dilakukan. Segenap warga desa bergantian bergotong-royong setiap hari menjaga kekayaannya dengan menghalau burung-burung yang sewaktu-waktu siap mencuri padi.


Saya bersama anak-anak lain di desa, juga dikerahkan. Kami menjadi pasukan kecil pengusir burung yang setiap sore menjelang mata-hari terbenam beramai-ramai bersepeda menuju sawah membawa kentongan bambu. Alat ini sewaktu-waktu dibunyikan untuk menghalau burung-burung yang hinggap di batang-batang padi. Kami berlomba membawa kentongan yang dapat memantulkan suara paling keras. Biasanya yang paling nyaring bunyinya terbuat dari bambu wulung yang batangnya besar berwarna ungu. Saya punya jenis kentongan ini. Saat kentongan serentak dibunyikan oleh anak-anak desa, hamparan sawah yang begitu luas tiba-tiba seperti menjelma menjadi panggung pentas musik yang penuh dengan para musisi di setiap penjuru sawah. Satu kentong bambu memulai ditabuh, “tong..tong..tong..tong” segera disambut suara kentong lain di seluruh penjuru. Sawah yang sunyi mendadak ramai dengan suara kentong bambu yang berbunyi sahut menyahut membentuk irama musik yang indah luar biasa. Ribuan burung pun serentak terbang bertebaran  ke sana kemari, seperti merangkai desain dekorasi alam, membuat siapapun yang melihat pasti terkesima luar biasa. 


Saya pun seperti terbius, tertegun melihat keindahan itu. Belum juga usai dengan ketakjuban, tiba-tiba muncul segerombol burung yang tanpa sengaja terbang di atas kepala. Kepakan sayap mereka terdengar begitu dekat, “bleber..bleber”, tak ubahnya suara gesekan cello pada konser musik kolosal. Saat kami berteriak-teriak “huusss….huuss” mengusir mereka, burung-burung pun menyahut “ciitt…ciitt ciiiiitttt” lari terbang ke udara, berakrobat ke sana kemari, seperti pesawat-pesawat tempur kecil yang gesit luar biasa. Betapa indahnya! Para petani dewasa boleh was-was melihat betapa banyaknya burung yang siap menyerang padi-padi mereka. Namun bagi kami, anak-anak desa, ribuan burung yang terbang di atas kepala itu tak ubahnya sahabat bermain yang sangat mengasyikkan. “Mengapa burung-burung yang indah itu harus menjadi musuh kami?” Begitu fikir saya, saat itu.


Semakin dekat dengan masa panen, para petani biasanya lebih hati-hati. Ancaman mereka bukan saja dari burung-burung, tetapi juga tikus, belalang dan beragam hama. Kami anak-anak, tentu bukan tandingannya melawan ribuan tikus yang bersembunyi di lubang-lubang pematang sawah. Hanya orang dewasalah yang mampu menyusun perlawanan terhadap keganasan serbuan tikus-tikus itu. Karena itu,  Carik Aboemasyroeh dengan dibantu seluruh pamong desa, sering mengerahkan seluruh penduduk desa untuk berburu tikus. Saya menyaksikan betapa hebat pasukan buru tikus yang dipimpin Pak De Carik. Mereka secara serentak dapat memaksa ribuan tikus keluar dari lubang-lubang persembunyian yang paling dalam. Hanya dengan bersenjatakan batang manggar kelapa sebagai alat penggebuk dan asap yang dibuat dari api pembakaran daun kelapa tua, seluruh lelaki dewasa berburu mencari lubang-lubang tikus. 


Pada saat api dinyalakan dan asap tebal masuk ke dalam lubang-lubang sarang tikus, keluarlah tikus-tikus dari persembunyiannya dengan mengeluarkan suara kepanikan luar biasa. Mereka berhamburan berlari ke sana ke mari, mencoba menyelamatkan diri. Pada saat itulah, ratusan  penduduk desa, mengejar dan menyergap. Tanpa ampun tikus-tikus pencuri padi petani itu digebuki dengan batang manggar kelapa, dan banyak dari mereka mati seketika. 


Setiap orang yang berhasil membunuh tikus, diminta mengubur bangkainya dan memotong ekornya untuk dikumpulkan di tengah lapang sebagai bukti hasil buruan hari itu. Saya bergidik melihat potongan ekor tikus yang menggunung dikumpulkan di tanah lapang. Untunglah,  Pak De Carik segera memerintahkan agar ekor tikus itu dipendam dalam-dalam dalam lubang yang telah disiapkan agar tidak menebarkan penyakit. Begitulah para petani desa Merden berusaha menyelamatkan panen padinya. 


Manakala para petani berhasil melampaui masa-masa kritis ini, masa gembira pun datang. Semua warga desa menjadi sibuk hilir mudik memanen padi. Setiap perempuan desa berjalan berbondong-bondong ke sawah membawa ani-ani, alat mengetam tangkai padi. Saat bekerja, dari kejauhan mereka tampak berdiri berjajar rapi mengenakan tudung-tudung bambu untuk melindungi kepala mereka dari sengatan cahaya matahari. Mereka bergerak maju selangkah demi selangkah menuai tangkai-tangkai padi satu per satu. Setelah seluruh sawah tersisir, tangkai-tangkai padi yang berhasil diketam diikat dan dijejerkan rapi. Pemilik sawah biasanya segera menghitung jumlah ikatan padi yang dihasilkan masing-masing perempuan dan pada saat itu juga sebagian hasilnya langsung dibagikan kepada mereka sebagai imbalan jerih payah mengetam padi. Inilah cara panen padi gotong-royong dengan sistem bawon yang memungkinkan semua warga desa miskin, bahkan yang tidak memiliki tanah sawah sekalipun, dapat ikut bergembira mendapatkan hasil panen. 


Setelah panen selesai, ikatan-ikatan padi yang terkumpul disusun menggunung membentuk pondokan di tengah sawah selama beberapa hari hingga batang-batang padi menjadi layu. Pada pagi hari, gunungan padi itu dibongkar untuk digelar dan dijemur di tengah petakan-petakan sawah yang tanahnya mengering. Saat ikatan-ikatan padi mengering, para lelaki desa bergotong-royong memikul padi bersama-sama (ngater) menuju lumbung padi di rumah pemilik padi. Pemilik padi biasanya kembali membagi sebagian hasil padi yang telah mengering pada orang-orang yang membantu me-ngater. Padi yang disimpan di lumbung, secara bertahap ditumbuk pada lesung (kayu yang dilobangi membentuk seperti perahu) agar padi yang melekat pada tangkainya rontok menjadi gabah padi. Kemudian, kaum perempuan atau terkadang juga kaum lelaki bersama-sama menumbuk gabah dengan alu (kayu bulat panjang) pada lumpang kayu atau batu hingga kulit gabah terkelupas menjadi beras. Beras itulah yang bila tidak dijual, disimpan  untuk  ditanak saat waktu makan tiba.


Sementara itu, saat proses pengolahan padi berlangsung, para lelaki desa biasanya bersiap mengolah sawah untuk ditanami padi kembali. Hamparan sawah yang luas dicangkuli jengkal demi jengkal melibatkan ratusan lelaki desa. Pekerjaan mencangkul seringkali digantikan kerbau yang dari pagi hingga siang menarik wluku (semacam pisau cangkul runcing yang ditarik) untuk membalik lapisan tanah sawah. Sawah yang telah dicangkul atau diwluku, kemudian dialiri air hingga tergenang dan lembut. Agar tanah sawah rata dan lebih lembut seperti bubur, petani dapat menggunakan garu (semacam sisir yang terbuat dari kayu). Sekali lagi, kerbau seringkali digunakan untuk membantu menarik garu tersebut.


Setelah proses pengolahan tanah selesai, bibit padi pun disiapkan dengan memilih gabah yang terpilih untuk disemaikan menjadi benih-benih padi. Pada saat musim tanam tiba, kini giliran kaum perempuan yang banyak terlibat menanam benih-benih pohon padi. Kaum laki-laki dan perempuan terus bekerja bergantian dari tahapan satu ke tahapan lain, bersinergi tak putus-putusnya. 


Kehidupan desa seperti ini terus berulang dari tahun ke tahun. Dengan segala kesederhanaan hidup yang mereka jalani, ada sebuah kerja gotong-royong yang mengikat begitu erat antar sesama mereka. Ada semangat berbagi dan semangat saling melindungi. Inilah modal sosial yang menjadikan kehidupan di desa Merden dapat dilangsungkan selama ratusan tahun, bahkan saat menghadapi tekanan ekonomi yang berat luar biasa sekalipun di masa penjajahan Belanda dan Jepang.


Masihkan Merden saat ini seperti dulu? Perlu ditanya pada generasi yang kini hidup di sana.

[30/10 12.37] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Panjenengan punya Kenangan Manis & Indah di Merden. 


* SUHU justeru sebaliknya 2.025 derajat gak pernah lihat, gak pernah tahu menahu, gak pernah merasakannya meski hanyalah Sebutir Beras Meniran.

[30/10 12.38] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya juga ..sampai umur 17 tahun terus di jakarta terus di Yogyakarta sekarang malah hanya berapa kali ke merden dalam satu tahun .SUHU

[30/10 12.39] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi saya menikmati teka teki ini  , Kanjeng suhuu🙏🙏

[30/10 12.42] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Teka Teki yg mana ... ?

[30/10 12.42] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Dulu saya ada klu dari sodara tapi saya tidak koreksi  dengan detail .

[30/10 12.42] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Teka teki silsilah kanjeng

[30/10 12.45] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kake saya meninggal pas umur ayah saya 4 taun.kake saya bisa dibilang hubunganan nya semasa hidup dengan ayah nya Mr Agus sangat dekat ,tapi hubungan dekat itu bukan berarti karna hubungan darah...cuma bisa di bilang teman dekat dan teman nongkrong bersama .

[30/10 12.47] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Jd almarhum pk hambali ayahnya Mr .Agus hubungan nya dekat dengan almarhum kake saya .. begitu pun sekarang seperti saya dengan pk Agus.

[30/10 13.03] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Fokus Tulisan Tebal ... ! 


👇


1. *Anak - 3 Bersaudara Kandung,* urut :


1. Nyai Demang Merden IV ? 


2. Ki Pranadirana-Rabak. 


3. Ki Kasnawi - Rabak. 


4. *Nyai Mangun Sasmita*- Nyai Carik Blitar. 


Bin-Binti


2.1. *Ibu - Nyai Citradana, Nyai Demang Merden III ?*, punya Adik Kandung urut :


2.2. Ki Citra Menggala - Wadasmalang.


2.3. Ki Wangsawijaya - Sawangan (Kakek Canggah Kandungnya SUHU). 


2.4. K. H. Badawi. 


2.5. Ki Wirayuda. 


2.6. Ki Citrawijaya (Muhammad Thoyyib). 


2.7. Kiyai Ahmad Ilyaas - Banjarnegara. 


2.8. Ki Setakrama - Cilacap


Bin-Binti


3. *Kakek - RM. Jiwayudha* - Demang Merden II + Nenek Nyai RA. Jiwayuda, Anak no. 3 dari 6 Bersaudara. 


Bin


4. *Buyut Kakung - RM. Sutawijaya*, Demang Merden I + Buyut Puteri - RA. Puteri Jadita. 


👇


Berarti :


*Nyai Mangun Sasmita*, Nyai  Carik Blitar itu sebagai :


* Cicit Kandung Level I dari RM. Sutawijaya + RA. Puteri Jadita alias


* Cucu Kandung Level II. 


👇


*Coba cari makamnya di Blitar sana, bukanlah Blitar Jawa Timur ... 💥☝️😇⭐ !* 


Tanda Tanya *?* itu urusan Jabatannya, benarkah sebagai Demang Merden III & IV ... ?

[30/10 13.05] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Trimakasih ya kanjeng atas kepedulian kanjeng

[30/10 13.05] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Welinge Mbah Marto Kon aja di omong" nenek dewek esih trah Mataram.

[30/10 13.05] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Inilah teka teki yang saya maksud

[30/10 13.05] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Dari Lilik saya

[30/10 13.09] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ini saya trimakasih sekali kanjeng SUHU 🙏🙏🙏 semoga Alloh yang membalas kebaikan suhu dan keluarga SUHU.🙏🙏🙏

[30/10 13.10] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Terkait ini saya tidak pernah bicara kesiapun kecuali ke kanjeng SUHU 🙏🙏

[30/10 13.31] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Sangat dimaklumi. 


* Anak Cucu menyikapi Jalur Silsilahnya itu beranekaragam, bahkan ada yg ekstrim yakni langsung ambil ujungnya *Gak Usah Silsilah-Silsilahan. Digawe Opo ?! Ora Ono Gunane  !  Kabeh Menungso Iku Anak Putune Mbah Adam Mbah Hawwaa" 'AS. Kabeh Wong Sakdonyo Isih Dulur !*.


* Yg model ekstrim tsb. SUHU tolak 100 ℅ karena membunuh, mematikan & memusnahkan Logika Sehat. 


* Model seperti itu gak bakalan muncul IPTEK dan Innovasinya.


* Model kayak begitu, ketika ada suatu peristiwa tragis menyedihkan langsung SUHU patahkan. Contoh : Aduh Pak, dulurku iki yen ora lungo dino iku, ora bakalan mati Pak, padahal wis tak elingno sakdurunge ... !".


* Perkataannya langsung SUHU jawab,*"Omongan Panjenengan salah fatal !"*. Kok bisa, celetuknya. *Ya bisa, kenyataannya salah fatal.* Pak, yg saya omongkan ini tidak bohong. *Memang gak bohong namun salah fatal*. Lantas yg benar, bagaimana ? *Yg benar itu TAKDIR*. Lho Pak, ya jangan langsung dipaunggel ! *Itu kan sama dg omongan, Wong Sakdonyo isih dulur kabeh, Anak Putune Mbah Adam Mbah Hawwaa" 'AS. Ora usah mbahas silsilah.*.


* Ooo iyya Pak ... ! Saya paham maksudnya. SUHU tutup, *Makanya Ngomong Sak Ngomong Yg Paslah & gunakan sumbu panjang namun janganlah terlalu panjang ... !*

[30/10 13.35] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Jaga Silsilah Keluarga, komunikasi & silatur rahmi itu Perintah Nabii Muhammad S'AW namun haruslah :


* Obyektif. 


* Tidak Mengada2 Dusta. 


* Bukan Untuk Adigang, Adigung Adiguno. 


* Tetap BerAchlaaqul Kariimah.

[30/10 13.39] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu menurut Kanjeng saya salah tidak kanjeng.

[30/10 13.41] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Dengan metode saya menulusuri dari akar bawah dulu ...🙏🙏🙏

[30/10 13.47] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Metode Akar Bawah Akar Serabut identik dg Metode Induksi. 


* Dari mikro ke Makro. 


👇


Terapkan juga Metode Akar Tunjang identik dg Metode Deduksi. 


* Dari Makro ke Mikro. 


👇


Sebaiknya gunakan gabungan keduanya *Metode Sintesa* 


* Ya mikro ke makro. 


* Ya makro ke mikro.

[30/10 13.58] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ya tidak salah juga, namun fleksibel sajalah, sesuai kondisi situasinya.

[30/10 14.00] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Kok pakek Kanjeng segala siiih ... ? 


* Kayak hidup sebagai Orang Dalam Keraton. 


* Kayak Para Sunan Wali Songo ajje.

[30/10 14.47] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Jikalau ternyata *Mbah Sasmita* itu *Mbah Mangun Sasmita* atau *Mbah Mangun Sasmita* itu *Mbah Sasmita* maka :


* Yg Dzurriyyah Mbah RM. Jiwayudha/ Jiwoyudho, Demang Merden II itu lewat Isterinya yakni *Nyai Sasmita/ Nyai Mangun Sasmita* 


* Logislah tempat Makamnya Mbah RM. Jiwayudha Demang Merden II berada di Wilayah Tanah Mbah2 Panjenengan.

[30/10 14.49] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Hanya simbol penghormatan saya ,ke SUHU 🙏🙏🙏

[30/10 14.53] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu saya menggambil dari buyut saya, Ki amadarja  dan NYI amdarja . sepertinya di buku silssilahe DM 1 juga ada nama tersebut,tapi kemungkinan tidak relevan dengan buyut saya Ki amadarja yang pernah mengabdi di baladasa merden mungkin di era penatus Mbah hisbuloh atau mungkin di atasnya.mbah hisbuloh.

[30/10 14.58] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Itu kalu saya mengambil dari jalur kake buyut saya ..

[30/10 14.59] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Kalu saya mengambil dari Mbah buyut putri maka saya akan lebih memungkinkan ke jiwayuda jika dikemudian hari ,ada data yang relevan

[30/10 15.01] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Ki , Sasmita dan NYI Sasmita itu masuknya canggah .

[30/10 15.26] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ya ini tugas mulia Panjenengan untuk menelusurinya & mengkajinya ... 💥☝️😇⭐

[30/10 17.03] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Siap kanjeng SUHU / YAI SHU / MBAH SUHU 🕋

[31/10 13.29] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Itu bikin Masjid ... ? 


* Panjenengan yg sebelah mana ... ?

[31/10 13.30] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Atau Rehab Masjid ... ?

[31/10 13.43] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Itu masjid peninggalan mbh musa

[31/10 13.45] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya tidak dilokasi saya dikirimi SUHU

[31/10 13.46] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Kok SUHU yg kirim, padahal memang gak pernah kirim video tsb.  ... ?

[31/10 13.46] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Maksudnya saya dikirimi

[31/10 13.46] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sama yang disana

[31/10 13.47] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Dulu saya kecilnya pernah ngaji di masjid itu

[31/10 13.47] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Nama Desanya apa ... ?

[31/10 13.47] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Itu belakang makamnya Mbah jiwayuda

[31/10 13.48] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Jiwayuda 1

[31/10 13.51] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Mbah Muusaa itu :


* Kakeknya SUHU Level V alias Kakek Udheg2 alias Udheg2 lewat Buyut Puteri Nyai Faathimah/ Nyai KH. Hasan Munthoolib.

[31/10 13.51] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Saya malah merinding

[31/10 13.51] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Kok merinding ... ?

[31/10 13.51] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Setiap bicara terkait DM 1

[31/10 13.52] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: GK tau dari dulu kalu saya sedang bicara terkait Demang Sutawijaya pasti merinding bulu kuduk

[31/10 13.55] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *إن شاء اللّه*


 Itu sinyal masih Dzurriyyah Beliau lewat Mbah Nyai Mangun Sasmita.

[31/10 13.57] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sama keluarga DM 1 yang di jakarta pun dulu merinding bareng dia katanya merinding saya juga merinding

[31/10 14.04] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Jadi kalu wilayah yang saya petakan bisa dibilang masih kerabat buyut saya  semua

[31/10 14.05] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Tapi ke Mbah hisbuloh la saya GK tau 🙏🙏

[31/10 14.05] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Beliau setau saya masih jalur Mbah jiwayuda

[31/10 14.55] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Ini juga sinyal.

[31/10 14.55] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Trimakasih SUHU sudah mau membantu saya 🙏🙏

[31/10 14.55] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Pernah dengar namanya, namun tidak paham.

[31/10 14.56] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Di ayahnya PK Badru

[31/10 14.56] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Di YouTube di jelaskan

[31/10 14.56] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Terkait Mbah jiwa

[31/10 14.57] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Mbah hisbuloh penatus merden ..

[31/10 15.00] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: https://youtu.be/UWUeIuklk3Q?si=sEnyc-aHMvUhGV1B

[31/10 15.02] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Beliau dulu menjabat jadi anggota DPRD .berkat jasa beliau ulang tahun Banjarnegara dirubah.sesuai era pembagian Adipati merapat era sultan Hadiwijaya.🙏🙏

[31/10 15.33] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Kayaknya Mbah Hisbullooh sempat nyantri di PP. Langitan & *PP. Beron diasuh Mbah Kakung KH. Shoolihuuun (KH. 'Abdullooh Affandii Zainal Ma'aarif Shoolihuuun).*

[31/10 15.35] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: Usai simak video, mulai ingat kembali tentang Mbah Hizbullooh meski masih samar2 dari ingatan.

[31/10 15.36] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: MNLBDA atas kiriman videonya  ... 💥👳‍♀️👍⭐

[31/10 15.45] Shofyan Construksi Banii Syaatibyy Merden: Sama sama SUHU 🙏🙏


Screenshoot Yang Belum Dirapikan :
































و الحمد للّه ربّ العالمين

صلّى اللّه على محمّد

0 komentar:

Posting Komentar